Home Nasional Menko Perekonomian Geliatkan Industri Otomotif Melalui Relaksasi PPnBMMenko Perekonomian

Menko Perekonomian Geliatkan Industri Otomotif Melalui Relaksasi PPnBMMenko Perekonomian

TELENEWS.ID – Upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi covid-19 direalisasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang memberikan insentif fiskal berupa penurunan tarif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) untuk kendaraan bermotor sebagai upaya untuk mendorong industri manufaktur yang menyumbang PDB sebesar 19,88 persen itu. Upaya relaksasi PPnBM ini juga dilakukan guna meningkatkan pembelian dan produksi kendaraan bermotor.

Relaksasi PPnBM menurut Airlangga Hartanto, dapat meningkatkan purchasing power dari masyarakat dan memberikan jumpstart pada perekonomian. Tidak hanya itu, stimulus khusus juga diberikan di sejumlah negara lain di dunia untuk industri otomotif selama pandemi. Seperti misalnya pengurangan pajak penjualan sebesar 100% untuk CKD atau mobil yang dirakit di dalam negeri dan potongan 50% untuk CBU atau mobil yang dirakit di negara asalnya.

“Harapannya dengan insentif yang diberikan bagi kendaraan bermotor ini konsumsi masyarakat menengah atas akan meningkat sehingga meningkatkan utilisasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama ini” kata Menko Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/2)

Pemerintah sendiri mempersiapkan insentif penurunan PPnBM untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan dengan cc < 1500 untuk kategori sedan dan 4×2. Hal ini dilakukan karena pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan industri otomotif dengan local purchase kendaraan bermotor diatas 70 persen.

Insentif PPnBM sebesar 100% dari tarif akan diberikan pada tahap pertama, lalu diikuti insentif PPnBM sebesar 50% dari tarif, akan diberikan pada tahap kedua, dan pada tahap ketiga insentif PPnBM akan diberikan sebesar 25%. Rincian tersebut dilakukan selama 9 bulan dan dilakukan secara bertahap dimana masing-masing tahapan berlangsung selama 3 bulan. Tak hanya itu, besaran insentif ini setiap 3 bulan juga akan dievaluasi.

Baca juga :  KPK Tanggapi Wacana Hukuman Mati Bagi Koruptor, Edhy Prabowo Mengaku Siap Mati

Instrumen kebijakan menggunakan PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) melalui revisi Peraturan Menteri Keuangan ini akan ditargetkan berlaku mulai 1 maret 2021.

Skenario relaksasi PPnBM yang dilakukan secara bertahap dapat memicu terjadinya peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit. Hal ini mengacu pada data yang diberikan oleh Kementerian Perindustrian.

“Kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada pendapatan negara yang diproyeksikan terjadi surplus penerimaan sebesar Rp1,62 triliun. Sedangkan estimasi terhadap penambahan output industri otomotif diperkirakan dapat menyumbang pemasukan negara sebesar 1,4 triliun” ungkap Menko Airlangga

Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan membawa dampak yang luas bagi sektor lainnya. Airlangga menambahkan, dalam menjalankan bisnisnya, industri otomotif dinilai memiliki keterkaitan dengan industri lainnya. Dimana industri bahan baku berkontribusi sekitar 59% dalam industri otomotif. Dalam PDB, industri otomotif berkontribusi sebesar 700 triliun.

Baca juga :  MAKI Ungkap Hal Hal Baru Soal Peristiwa Penyiraman Novel Baswedan

Namun, pemberian insentif penurunan PPnBM perlu didukung dengan revisi kebijakan OJK untuk mendorong kredit pembelian kendaraan bermotor, yaitu melalui pengaturan uang muka 0% dan penurunan ATMR (Aktiva Tertimbang Menurut Risiko) Kredit untuk kendaraan bermotor, yang akan mengikuti pemberlakuan insentif penurunan PPnBM ini. (Uswatun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Desa Wisata Ini Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022, Yuk Simak Apa Saja Daftarnya

TELENEWS.ID - Banyak solusi ketika Anda ingin mencari destinasi liburan bersama keluarga ataupun teman-teman dengan tema desa wisata. Saat ini trend mengunjungi...

Pemerintah Enggan Rekrut CPNS di Tahun 2022, Ternyata Ini Alasannya

TELENEWS.ID - Banyak informasi mengenai Pemerintah yang tidak akan melakukan perekrutan CPNS di tahun 2022. Kemudian dari aspek penambahan jumlah ASN juga...

Salah Satunya Bikin Awet Muda, 5 Alasan Kamu Harus Pakai Serum Vitamin C Mulai Dari Sekarang!

TELENEWS.ID - Serum menjadi salah satu skincare yang sekarang menjadi salah satu kebutuhan wanita masa kini. Rasanya perawatan wajah tak akan lengkap...

Berkaca Dari Supir Kecelakaan Maut Balikpapan, Ini 5 Tips Agar Tak Bangun Kesiangan

TELENEWS.ID - Berbagai fakta mengejutkan terungkap pasca kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pagi. Salah satunya,...