Home Gaya hidup Kesehatan Merasa Mengantuk dan Sakit Perut Setelah Makan? Hati-hati, Mungkin Anda Mengalami Food...

Merasa Mengantuk dan Sakit Perut Setelah Makan? Hati-hati, Mungkin Anda Mengalami Food Coma

Telenews.id- Tubuh seharusnya jadi segar dan berenergi setelah makan. Seperti yang kita tahu, makan merupakan salah satu cara tubuh untuk menghasilkan energi, agar tetap bisa beraktivitas dengan baik. Namun apa jadinya jika tubuh justru merasa lelah, mengantuk dan terasa kurang nyaman justru saat setelah makan?

Kalau Anda sering mengalami rasa kantuk parah dan sakit perut setiap kali setelah makan, terutama makan besar; maka hati-hati mungkin saja Anda mengalami food coma. Food coma atau “somnolen postprandial”, adalah suatu kondisi yang dapat terjadi setelah makan dalam jumlah besar.

Kondisi ini biasanya digambarkan sebagai rasa lelah atau lesu yang ekstrem, yang dapat berlangsung selama beberapa jam setelah seseorang menyantap makanan. Food coma bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Mengapa food coma bisa terjadi? Sejatinya belum ada penelitian yang menemukan penyebab pasti terjadinya food coma ini. Namun menurut Raphael Kellman, M.D, dokter, peneliti dan penulis buku “The Microbiome Breakthrough” serta pendiri Kellman Wellness Center; menduga bahwa glukosa dan karbohidrat dalam makanan yang kita santap yang bertanggung jawab atas terjadinya food coma ini.

“Makanan olahan, makanan yang banyak mengandung gula, dan karbohidrat olahan bisa menyebabkan kadar glukosa naik dan kemudian cepat turun secara drastis,” ujar Kellman. “Saat itulah Anda berada dalam keadaan ‘food coma’ dan merasa sangat tidak enak badan, tidak nyaman, lesu, pusing, pikiran terasa berkabut, dan seperti Anda tidak bisa berpikir jernih” lanjutnya lagi.

Selain itu kelainan pada kelenjar tiroid, alergi dan kekurangan nutrisi; juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami food coma. Lalu apa saja tanda seseorang mengalami food coma?

Mengantuk setelah makan, menjadi salah satu tanda umum seseorang mengalami food coma. Selain itu kelelahan hebat, ditambah dengan pusing, perut kembung atau terasa sakit, lesu, malas bergerak dan sulit konsentrasi setelah makan apalagi dalam jumlah besar; juga menjadi pertanda bahwa seseorang mengalami food coma.

Lalu apakah food coma bisa berbahaya? Menurut ahli gizi di UnityPoint Health-St. Luke, Allison Rossow; food coma bukanlah suatu kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Akan tetapi food coma bisa menghambat produktivitas dan pekerjaan seseorang. Apalagi jika seseorang mengalami food coma setelah jam makan siang, dan sulit konsentrasi untuk melanjutkan pekerjaan mereka lagi.

Baca juga :  Inovasi Baru Alat Deteksi Diabetes Pakai Sensor Cahaya

Karena itulah meskipun tak berbahaya, food coma bisa dicegah dengan berbagai cara, seperti:

  1. Tentu saja yang pertama adalah jangan makan berlebihan
    Salah satu cara untuk mengatasi food coma adalah tidak makan secara berlebihan. Sangat dimengerti kalau Anda lapar dan ingin menyantap semua makanan di meja. Namun ada baiknya untuk minum air putih terlebih dahulu, untuk meredam sedikit saja nafsu makan yang berlebihan. Makanlah secara perlahan, dan nikmati setiap gigitan dari makanan yang Anda santap. Makan perlahan dan fokus, membuat otak menjadi lebih peka ketika Anda kenyang, sehingga Anda tidak makan secara berlebihan dan food coma pun bisa dihindari.
  2. Jangan lewatkan sarapan
    Food coma umumnya terjadi setelah jam makan siang atau makan malam. Seseorang yang melewatkan sarapan, biasanya akan makan secara berlebihan saat siang atau malam hari. Karena itulah sebaiknya Anda tidak melewatkan sarapan, sehingga masih agak merasa kenyang ketika makan siang dan tidak makan secara berlebihan pula.
  3. Minum secangkir teh hijau
    Selain air putih, secangkir teh hijau juga punya manfaat untuk meredakan perasaan lapar sehingga mengurangi kemungkinan Anda makan secara berlebihan. Bonusnya, teh hijau juga jadi salah satu minuman yang efektif membakar lemak. Minumlah teh hijau tawar tanpa gula, untuk mendapatkan manfaatnya.
  4. Hindari gula dan karbohidrat kompleks
    Seperti disinggung diatas, food coma bisa terjadi lantaran adanya karbohidrat kompleks dan gula dalam makanan yang kita santap. Karena itu sebaiknya, hindari untuk mengkonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat kompleks saat makan siang. Anda bisa memilih sayuran, salad, pecel atau tumisan, serta protein seperti telur, tahu dan tempe untuk menu makan siang.
Baca juga :  Ketahui Sejarah dan Bahaya di balik Nikmatnya Gorengan

Nah itulah beberapa cara untuk mengatasi food coma, agar Anda tetap produktif dan tidak mengantuk lagi setelah makan siang. (Yuyun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Oversharing, Kebiasaan Menggunakan Medsos yang Bisa Membuatmu Kehilangan Privasi

TELENEWS.ID - Di zaman seperti sekarang ini hampir segala sesuatu dibagikan oleh orang-orang di media sosial. Mulai dari aktivitas setelah bangun tidur...

Makanan yang Membantu Mengatasi Selulit Secara Alami

TELENEWS.ID - Sejatinya adalah hal yang normal dan lumrah jika wanita memiliki selulit pada kulit atau tubuh mereka. Namun tak bisa dipungkiri...

Kementerian PUPR Antisipasi Banjir di Mandalika

TELENEWS.ID - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu...

Tetap Cantik Saat Touring, Ini 6 Tips Menjaga Kulit dan Rambut untuk Para Lady Biker

TELENEWS.ID - Kesan garang dan tangguh dari seorang lady biker memang tak bisa untuk dipungkiri. Ini karena touring dengan motor umumnya dilakukan...