Home Teknologi Figur Michael Dell Pelopor Sukses Dell Inc

Michael Dell Pelopor Sukses Dell Inc

TELENEWS.ID – Michael Saul Dell, atau dikenal dengan Michael Dell, adalah pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) perusahaan Dell. Di Indonesia sendiri, tidak sulit menemukan produk perusahaan Michael dengan logo bulat bertuliskan ‘Dell’.

Lahir pada 23 Februari 1965, Michael Dell mengatakan dirinya telah lama memiliki passion di bidang komputer dan pasar saham. Sebagian dari passion-nya ini dipengaruhi oleh bidang pekerjaan orang tuanya. Ayahnya adalah seorang pialang saham dan dokter gigi, sedangkan ibunya seorang manajer keuangan. Pada usia delapan tahun, Michael sudah mengikuti ujian kesetaraan sekolah menengah dengan harapan bisa terjun ke bisnis.

Melansir dari CNBC, Michael mengatakan dirinya sudah menyukai angka sejak kecil. Kesukaannya terhadap angka turut berkontribusi pada banyak aktivitas yang telah ia lakukan sejak tahun 1970-an hingga kesuksesannya dewasa kini. Hal ini termasuk ketika dirinya mendirikan perusahaan perakitan PC di tahun 1980-an.

Menyelami karir dengan passion di bidang personal computer (PC), Michael menjadi figur yang sangat berpengaruh dalam evolusi dan pertumbuhan PC dan laptop. Cintanya terhadap komputer mendorong Michael untuk mendirikan Dell Computer Corporation di tahun 1988 di Texas, Amerika Serikat (AS).

Sebelum menjadi Dell Computer Corporation, Michael pada awalnya menamai perusahaannya itu PC’s Limited pada tahun 1984. Michael pada saat itu masih duduk di bangku kuliah di University of Texas di Austin. Pendirian perusahaannya dilakukan di kamar asrama kampus, di mana Michael dengan aktif menyediakan jasa peningkatan PC.

Setelah usahanya tersebut mulai membukukan laba yang lumayan, Michael memutuskan untuk keluar (drop out) dari kuliahnya pada tahun yang sama dan mulai fokus pada bisnis perakitan PC. Hingga pada tahun 1985, PC’s Limited merilis Turbo PC, komputer pertama yang didesain oleh Michael sendiri.

Michael menggunakan model bisnis yang menjual PC rakitan langsung ke konsumen melalui iklan dan katalog pemesanan lewat pos. Namun, demi memotong pengeluaran ekstra untuk metode pemasaran tradisional, Michael menawarkan PC berkualitas tinggi dengan harga bersaing. Michael pun mengedepankan dukungan pelanggan dengan mengirim teknisi untuk pemeliharaan PC dan menerapkan kebijakan pengembalian bebas risiko.

Model bisnisnya ternyata berhasil, dan perusahaannya terbukti mampu berkembang hingga skala internasional. Hingga pada tahun 1988 itulah PC’s Limited berubah nama menjadi Dell Computer Corporation.

Dell Corporation merilis komputer notebook pertamanya, 316LT, pada tahun 1989. Kemajuan di tahun-tahun berikutnya ditandai dengan rilisnya teknologi seluler Dell. Pada tahun 1991, Dell mulai menjual komputer notebook warna pertamanya dan hingga 1994, Dell menjadi perusahaan pertama yang menjual baterai lithium-ion yang tahan lama.

Baca juga :  Terungkap! Jeff Bezos Sempat Iri Pada Elon Musk

Pada tahun 1996 Dell mulai menjual PC secara online dan mulai memanfaatkan Internet untuk dukungan pelanggan. Penjualan online ini pun mendongkrak penjualan Dell sehingga berhasil menyalip Compaq Computer Corporation pada tahun 1999 sebagai penjual PC terbesar di Amerika Serikat.

Pada awal abad ke-21, Dell memperluas lini produknya dengan menyertakan televisi, kamera digital, dan berbagai produk terkait komputer. Pada tahun 2003, perusahaan tersebut berganti nama menjadi Dell Inc., untuk menandakan perpindahan ke pasar elektronik yang lebih luas.

Namun di era yang sama, dominasi Dell di pasar mulai goyah, dan perusahaan kembali ke kepemilikan pribadi pada tahun 2013, ketika Michael Dell dan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake Partners membelinya seharga US$ 25 miliar. Pada 2016, Dell dan sebuah firma investasi mengakuisisi EMC, perusahaan Amerika yang berspesialisasi dalam penyimpanan data. Akuisisi ini menjadi merger bernilai US$ 60 miliar, yang merupakan akuisisi teknologi terbesar pada saat itu.

Dengan kesuksesan perusahaan Dell Inc. tersebut, Michael berhasil menduduki peringkat ke-27 CEO terkaya di dunia versi majalah Forbes, dengan kekayaan bersih yang tercatat sebanyak US$ 27.2 miliar per April 2020.

Baca juga :  Rayakan Hari Ayah Nasional, Ini 5 Tips Untuk Menciptakan Hubungan yang Kuat dengan Ayah Kita

Seiring dengan perjalanan sukses Dell Inc., Michael juga menjadi seorang dermawan. Dilansir dari Brain Prick, Michael bersama dengan istrinya, Susan Dell, mendirikan Michael and Susan Dell Foundation pada tahun 1999. Yayasan ini fokus melayani anak-anak yang sedang membutuhkan. Yayasan ini juga memberikan kontribusi sebanyak lebih dari US$ 530 juta untuk mengembangkan komunitas perkotaan di Amerika Serikat dan India pada tahun 2010.

Selain itu, Michael telah menyumbangkan US$ 65 juta ke Dell Pediatric Research Institute, Michael & Susan Dell Center for Advancement of Healthy Living, dan Dell Children’s Medical Center. Ketiga organisasi kesehatan tersebut terkait dengan University of Texas tempat dia belajar.

Michael Dell telah berhasil menciptakan sebuah perusahaan raksasa dari sekedar kecintaannya terhadap komputer. Michael pun menilai apa yang ia peroleh tidak lepas dari proses belajar yang tiada hentinya. Dalam wawancara dengan CNBC, Michael mengatakan dirinya telah banyak belajar dari sosok-sosok pengusaha raksasa di Silicon Valley, kampung perusahaan teknologi global.

“Saya menelepon beberapa CEO perusahaan Silicon Valley dan berkata, ‘Hei, bolehkah saya datang dan berbincang dengan Anda? Saya ingin mengetahui tentang apa yang Anda lakukan.’ Kebanyakan dari mereka mengatakan ya,” kata Dell.

“(Dan) itu sangat menyenangkan. Saya melakukan semua yang saya bisa untuk belajar dan mendapatkan bantuan,” tambah Dell.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...