Home Nasional Politik OKE OCE Ganti Nama Jadi Jakpreneur, Ada Apa?

OKE OCE Ganti Nama Jadi Jakpreneur, Ada Apa?

TELENEWS.ID – Program OKE OCE atau One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship adalah satu program yang digadang-gadang memberikan keleluasaan bagi penduduk ibukota untuk bisa menjadi pengusaha baru. Program ini sebelumnya adalah program kerja yang dikampanyekan oleh Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk mendulang suara dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 yang lalu.

Selama 4 tahun perjalanannya, OKE OCE saat ini memiliki anggota sebanyak 283.342 per November 2021. Hal itu diungkapkan oleh Elisabeth Ratu sebagai Kepala Dinas PPKUKMKM DKI Jakarta dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (17/11/2021) yang lalu. Dirinya juga menegaskan bahwa peserta yang terdaftar saat ini adalah wirausaha pemula yang sudah mengikuti pelatihan kewirausahaan terpadu untuk meningkatkan omzet dan juga aset.

Namun, ada yang menarik dari OKE OCE ini di mana saat ini namanya sudah berubah menjadi Jakpreneur. Tidak banyak pihak yang mengetahui bahwa program yang digagas oleh Anies dan Sandiaga ini sudah berubah nama sejak tahun 2020. Gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa Jakpreneur adalah penyempurnaan dari OKE OCE.

“Jakpreneur yang sudah digodok panjang mengalami proses evolusi bertahap hingga sekarang menjadi salah satu andalan kita di dalam meningkatkan kesejahteraan,” ujar Anies pada bulan Februari 2020 yang lalu.

Perubahan nama ini tidak menjadikan OKE OCE atau Jakpreneur terlepas dari omongan dan juga komentar dari para tokoh. Salah satu sosok yang paling vokal terhadap perubahan ini adalah Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono yang meniai bahwa program OKE OCE ini adalah program lucu-lucuan dari Anies dan juga Sandiaga Uno.

Bukan tanpa dasar dirinya mengatakan demikian karena berdasarkan laporan Dinas UMKM DKI Jakarta pada Oktober 2021 yang lalu, dirinya menemukan data bahwa ada wirausahawan baru dengan jumlah 286.164 ribu. Akan tetapi, pada kenyataannya, baru ada sekitar 6.000 peserta yang sudah bisa mendapatkan akses untuk permodalan.

Baca juga :  Zulfikar Arse Sadikin : Anggota Dewan Mundur Maju Pilkada Konstitusional

Anies mengatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2017-2022 bahwa target UMKM sudah tercapai dengan mencetak 200 ribu UMKM. Apabila merujuk pada data tersebut, maka sebenarnya persentase target peserta yang sudah menerima modal usaha baru sekitar 2 persen.

Padahal, sejak awal digaungkan, OKE OCE ingin memberikan banyak peluang bagi warga DKI Jakarta yang ingin membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan memberikan akses permodalan dan juga pelatihan di bidang kewirausahaan. Jika sudah demikian, pergantian nama dari OKE OCE ke Jakprenuer sepertinya tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap fakta yang terjadi di lapangan. (Latief)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Oversharing, Kebiasaan Menggunakan Medsos yang Bisa Membuatmu Kehilangan Privasi

TELENEWS.ID - Di zaman seperti sekarang ini hampir segala sesuatu dibagikan oleh orang-orang di media sosial. Mulai dari aktivitas setelah bangun tidur...

Makanan yang Membantu Mengatasi Selulit Secara Alami

TELENEWS.ID - Sejatinya adalah hal yang normal dan lumrah jika wanita memiliki selulit pada kulit atau tubuh mereka. Namun tak bisa dipungkiri...

Kementerian PUPR Antisipasi Banjir di Mandalika

TELENEWS.ID - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu...

Tetap Cantik Saat Touring, Ini 6 Tips Menjaga Kulit dan Rambut untuk Para Lady Biker

TELENEWS.ID - Kesan garang dan tangguh dari seorang lady biker memang tak bisa untuk dipungkiri. Ini karena touring dengan motor umumnya dilakukan...