Home Nasional Pandemi Tidak Akan Berakhir Sampai 2022! Inilah Pendapat Para Ahli

Pandemi Tidak Akan Berakhir Sampai 2022! Inilah Pendapat Para Ahli

TELENEWS.ID – Salah satu ilmuwan di WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), Soumya Swaminathan, mengatakan bahwa kecil kemungkinan dunia akan kembali normal pada 2021 ini dengan keberadaan Covid-19.

Menurut dia, kebanyakan orang membayangkan vaksin akan tersedia dan tersebar secara merata pada awal 2021 sehingga dunia kembali normal lebih cepat. Namun dia mengatakan bahwa anggapan semacam itu adalah ‘fantasi’.

Swaminathan yang juga menjabat sebagai pimpinan sains WHO mengungkapkan bahwa waktu yang paling realistis dalam peluncuran vaksin Covid-19 yang sudah teruji dengan baik adalah pada pertengahan 2021, dan persebarannya membutuhkan waktu panjang. Lalu untuk mendukung sampai vaksin bisa tersebar dengan merata, menggunakan masker dan tetap jaga jarak masih dibutuhkan.

Dia juga berpendapat bahwa WHO memerlukan sekitar 70% populasi dengan kekebalan tubuh yang baik agar terjadi penurunan tingkat penularan virus.

Hal yang sama juga digemakan oleh Bill Gates (pendiri Microsoft) ketika melakukan wawancara beberapa waktu lalu dan berpendapat bahwa dunia tidak akan kembali normal sampai 2022.

Dia menambahkan bahwa tantangan besar setelah terciptanya vaksin dengan uji klinis yang kompeten adalah distribusinya yang membutuhkan waktu, sehingga paling cepat bisa disebarkan secara merata adalah tahun 2022.

Jika melihat dari sejarahnya, pengembangan vaksin biasanya membutuhkan waktu sekitar satu dekade, namun khusus untuk Covid-19, terjadi percepatan yang luar biasa.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Dicky Budiman selaku Epidemiolog Griffith University memprediksi kasus Covid-19 masih mengalami peningkatan sampai akhir 2022.

Hal itu bisa terjadi seandainya pemerintah tidak bekerja keras untuk testing-tracing-treatment (3T) Covid-19. Terlebih lagi jika fokus penanganan pandemi hanya pada vaksinasi Covid-19 dengan tujuan mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca juga :  Ekspor Teh dari Jawa Barat ke UEA Mencapai 20 Ton

Seperti banyaknya informasi yang beredar, vaksin tidak bisa menyembuhkan Covid-19 alias hanya meringankan angka tersebarnya virus dan juga menekan angka kematian.

Mengenai kepastian kapan pandemi Covid-19 berakhir, tidak ada yang bisa memastikan selain memprediksi dari situasi yang berkembang. Apalagi munculnya Covid-19 jenis baru di berbagai negara dan baru-baru ini banyak orang India yang kabur dari negara asalnya ke Indonesia karena gelombang Covid-19 yang luar biasa, sehingga itu menjadi ancaman baru bagi warga Indonesia.

Jika pemerintah tidak bisa menemukan solusi yang cepat dan tepat, bisa jadi pandemi ini akan berlangsung lebih lama dari prediksi awal. (Dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Inilah 5 Trik Mudah untuk Bebas Stress Menjelang Perayaan Natal

TELENEWS.ID - Tinggal hitungan hari lagi maka umat Kristiani akan bersuka cita merayakan Natal. Selayaknya hari besar lainnya, banyak persiapan yang harus...

Ladies, Kenali 6 Tanda Cowok Parasit yang Perlu Diwaspadai

TELENEWS.ID - Hubungan mantan pasangan Laura Anna dan Gaga Muhammad kembali memanas. Laura yang merasa dirugikan baik secara fisik maupun finansial, akhirnya...

Mengenal Situationship yang Bisa Menjebakmu Dalam Hubungan Toxic Tanpa Status

TELENEWS.ID - Apakah kamu memiliki seorang teman yang memperlakukan kamu dengan mesra, dan memberikan perhatian lebih dari seorang teman? Akan tetapi sayangnya,...

Hati-hati, Dokter Peringatkan Bahaya Memakai Celana Jeans Ketat Bagi Organ Intim Wanita

TELENEWS.ID - Praktis, stylish dan bisa dipadukan dengan jenis busana apa saja membuat celana jeans menjadi salah satu item fashion favorit kaum...