Home Internasional Parah! Para Konglomerat AS Rupanya Suka 'Ngemplang' Pajak

Parah! Para Konglomerat AS Rupanya Suka ‘Ngemplang’ Pajak

TELENEWS.ID – Semestinya, pajak menjadi kewajiban yang harus dipenuhi secara adil bagi semua warga negara, namun ternyata di Amerika Serikat yang terjadi tidaklah demikian. Para miliader dan konglomerat di negara Paman Sam itu rupanya hanya membayar pajak dalam jumlah kecil, bahkan ada beberapa yang ‘ngemplang’ alias tidak membayar sepeser pun selama bertahun-tahun.

Fakta mengejutkan itu terkuak setelah adanya laporan yang dirilis ProPublica. Dalam laporan yang dibuat berdasarkan data rahasia Internal Revenue Service (IRC) iitu, disebutkan bahwa sekurangnya 25 orang terkaya di AS hanya membayar 3,4% dari kenaikan pendapatan mereka.

IRS menemukan bahwa harta kekayaan 25 orang terkaya di Amerika telah meningkat secara kolektif sebanyak USD 401 Miliar atau sekitar Rp 5,694 Triliun dalam kurun waktu 2014 hingga 2018. Namun jumlah pajak yang mereka bayarkan sangat kecil dibanding profit yang mereka kumpulkan, yakni di angka USD 13,6 Miliar saja (setara Rp 193,1 Triliun).

Sebaliknya, masyarakat dengan kemampuan ekonomi standar di Amerika yang rata-rata hanya memperoleh USD 70 ribu setahun diwajibkan membayar pajak federal sebanyak 14% atau sekitar USD 9,800.

Lewat laporan IRS yang dirilisnya, ProPublica makin memperkuat dugaan bahwa pada miliader memang sering menggunakan manfaat dan strategi penghindaran pajak yang berada di luar jangkauan mereka yang masih mendapat upah secara konvensional.

Dalam laporan tersebut, IRS juga menyatakan bahwa kekayaan para miliader itu sebagian besar didasarkan pada kenaikan nilai saham dan real estate yang dianggap tidak kena pajak kecuali mereka memang menjual aset-aset tersebut.

Karena kebijakan itulah, konglomerat saham seperti Warren Buffet hanya wajib membayar pajak sebanyak 0,1 % dari total penghasilannya yang mencapai pertumbuhan hingga USD 24,3 Miliar dalam lima tahun terakhir. Kemudian orang terkaya kedua di dunia, Elon Musk, juga hanya memenuhi kewajiban pajak sebesar 3,27% dari total kekayaannya yang berjumlah USD 13,9 Miliar.

Baca juga :  Weleh, Komodo Ternyata Berasal Dari Australia!

Sementara sang manusia terkaya di dunia, Jeff Bezos, malah diketahui gemar ‘ngemplang’ pajak. Di tahun 2007 dan 2011 silam, ia disebut tidak membayar pajak pendapatan federal sepeser pun. Tahun ini, Bezos ‘melunak’, namun hanya membayar 1% pajak dari total pertumbuhan kekayaan mencapai USD 99 Miliar dalam lima tahun.

ProPublica tidak mengungkapkan bagaimana mereka memperoleh informasi dari IRS. Sementara soal laporan yang bocor tersebut, Bezos menolak untuk menanggapi. Sedangkan Musk, hanya merespon laporan tersebut dengan sebuah tanda tanya ‘?’ lewat cuitan Twitternya.

Sementara Warren Buffet bersedia memberikan penjelasan lebih rinci. Lewat sebuah email, ia berpendapat bahwa kode pajak harus diubah secara substansial. Pria yang dikenal sebagai maestro investasi saham itu juga mengklaim akan menggunakan 99 % dari total kekayaannya untuk filantropi atau aksi sosial demi membantu sesama manusia.

Baca juga :  Kalahkan Death Valley, Tempat Ini Menjadi yang Terpanas di Bumi

Di tahun 2020 lalu, Buffet memang sempat menyumbang sekitar USD 2,9 Miliar dalam bentuk saham Berkshire Hathaway untuk lima badan amal berbeda. “Saya percaya uang itu akan lebih berguna bagi masyarakat jika dicairkan secara filantropis daripada jika digunakan untuk sedikit mengurangi utang AS yang terus meningkat,” tutur Buffet. (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Oversharing, Kebiasaan Menggunakan Medsos yang Bisa Membuatmu Kehilangan Privasi

TELENEWS.ID - Di zaman seperti sekarang ini hampir segala sesuatu dibagikan oleh orang-orang di media sosial. Mulai dari aktivitas setelah bangun tidur...

Makanan yang Membantu Mengatasi Selulit Secara Alami

TELENEWS.ID - Sejatinya adalah hal yang normal dan lumrah jika wanita memiliki selulit pada kulit atau tubuh mereka. Namun tak bisa dipungkiri...

Kementerian PUPR Antisipasi Banjir di Mandalika

TELENEWS.ID - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu...

Tetap Cantik Saat Touring, Ini 6 Tips Menjaga Kulit dan Rambut untuk Para Lady Biker

TELENEWS.ID - Kesan garang dan tangguh dari seorang lady biker memang tak bisa untuk dipungkiri. Ini karena touring dengan motor umumnya dilakukan...