Home Daerah Pemkot Medan Gandeng REI Sumut untuk Benahi Kota Lama Kewasan

Pemkot Medan Gandeng REI Sumut untuk Benahi Kota Lama Kewasan

TELENEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara menggandeng Realestat Indonesia (REI) Sumut untuk pembenahan Kota Lama Kesawan. Daerah tersebut dinilainya memiliki potensi heritage yang cukup besar, salah satunya Gedung Werenhuis.

Wali Kota Medan, M Bobby Nasution mengungkapkan bahwa untuk pembenahan Kota Lama Kewasan dibutuhkan sumbangsih semua pihak, termasuk REI Sumut.

“Jika REI Sumut maupun investor lainnya yang ingin berinvestasi di Werenhuis Pemko Medan sangat menyambut baik,” kata dia.

Dijelaskannya, pembenahan Kota Lama Kesawan merupakan salah satu langkah untuk mengembalikan kawasan kota tua seperti masa kejayaannya. Untuk mewujudkannya, Pemkot Medan telah menggandeng Kementerian PUPR untuk melakukan revitalisasi yang rencananya akan dilakukan pada akhir tahun ini. Selain kawasan Kesawan ada bangunan bersejarah lainnya yang juga menjadi perhatian yakni Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun, dan Taman Sri Deli.

“Selain mengembalikan kejayaan Kota Medan di masa lampau, nantinya Kota Lama Kesawan akan menjadi ikon baru di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu [penataan akan dilakukan lebih baik dan menarik serta harus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM. Secara fisik pengerjaan akan dimulai Desember 2021 dan dilakukan secara multiyear hingga 2022. Selain penataan pedestrian, jalan dan arcade,” kata Bobby.

Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan mempermudah perizinan khususnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Semula pengurusan IMB harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas PKPPR baru dapat diurus DPMPTSP, kini pengurusan IMB hanya dilakukan di DPMPTSP.

“Penggabungan ini dilakukan agar proses pengurusan IMB yang diajukan warga Kota Medan bisa cepat diselesaikan. Artinya Proses IMB kedepannya diharapkan keluar dalam waktu paling cepat 21 hari dan paling lama sebulan setelah pengajuan,” jelasnya.

Menurutnya, hal utama yang diperlukan para pengusaha, khususnya pengusaha properti adalah kepastian waktu terkait dengan perizinan. Oleh karena itu, Pemko Medan memastikan kepada para investor yang ingin berinvestasi di Kota Medan bahwa hal ini dapat terpenuhi, baik itu jangka waktu keluarnya izin maupun lokasi yang akan diinvestasikan dapat diperuntukkan untuk mendirikan bangunan seperti apa yang telah ditentukan. Selain itu Retribusi yang dibayarkan Pemkot Medan juga memastikan sesuai dengan ketentuan.

Baca juga :  Sebanyak 3.200 Warga Tanah Datar Terima Bantuan Paket Sembako

“IMB sangat penting bagi masyarakat, oleh karena itu Pemkot Medan mempermudah perizinannya. Selain itu waktu di lapangan ketika ingin melakukan penertiban bangunan ternyata kebanyakan pemilik gedung mengeluh terkait lamanya keluarnya IMB. Dengan dipermudah perizinannya ini kita harapkan masyarakat dapat mengurus IMB sehingga akan berdampak baik untuk PAD Kota Medan,” kata Bobby.

Sementara itu Kedua DPD REI Sumut, Andi Atmoko Panggabean mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bobby Nasution terkait dengan Perizinan. Sebab para pengusaha properti sangat membutuhkan kepastian terkait perizinan, mulai dari izin prinsip, izin lokasi, izin peruntukan sampai dengan IMB.

Baca juga :  Sebanyak 500 Ribu Warga Medan Belum Terdaftar di BPJS Kesehatan

“Dengan terobosan yang dilakukan pengurusan perizinan hanya melalui satu dinas, pastinya akan mempermudah dan mempercepat keluarnya izin tersebut. Yang terpenting kepastian waktu keluarnya perizinan yang diurus,” jelasnya.

Andi Atmoko, menambahkan dengan dipermudahnya perizinan, Pihaknya menghimbau kepada seluruh Pengusaha Properti agar dapat mengikuti aturan yang telah ditentukan Pemko Medan dalam mendirikan bangunan properti. Sehingga upaya Wali Kota Medan ini berdampak baik untuk kita semua. Kemudian Atmoko mengungkapkan bahwa REI Sumut siap mendukung dan berperan aktif dalam pemugaran Heritage.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam pemugaran di kawasan heritage Kesawan. Ini sangat bagus sebagai alternatif usaha bagi pengusaha properti. Artinya terobosan yang dilakukan Wali Kota Medan dengan mengajak REI sangat visioner,” pungkasnya. (Taufik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

New York Rasa Lokal Ada di Broadway Alam Sutera

TELENEWS.ID- Bicara rencana liburan untuk akhir pekan, sepertinya seru untuk dibahas. Bukan tanpa sebab, saat ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah...

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...