Home Nasional Pengamat : Pemerintah Bersikap Lambat Dalam Menangani Pandemi Covid-19

Pengamat : Pemerintah Bersikap Lambat Dalam Menangani Pandemi Covid-19

TELENEWS.id, JAKARTA – Pemerintah berencana akan melakukan karantina wilayah akibat pandemi Covid -19.

Menanggapi hal tersebut,  pengamat kebijakan publik, Syafril Sofyan menilai pemerintah pusat selalu terlambat tindakan dan kebijakan tentang untuk berperang melawan  Covid 19.  

“Ketika sebulan lalu ada kasus Covid-19 01 dan 02 di Depok. Negara Tetangga kita terdekat Malaysia dan Singapura sdh menutup pintu arus masuk ke negaranya, ” kata Syafril kepada telenews.id, Rabu (1/4/2020).


Syafril mengatakan pemerintah pusat memberi insentif bagi pariwisata, tetapi mengumpulkan influencer melakukan promosi agar turis berbondong ke Indonesia. 

“Dan turis asing masuk ke Indonesia sampai akhir masih Maret masih ribuan. Termasuk TKA China tidak pernah dilarang, masih tetap berdatangan,” ujaenya. 
Sementara itu, dia mengungkapkan,  bahwa pemerintah kemaren keluar Kepres dan PP, isinya juga tidak luar biasa.

” Salah satu contoh pasal istirahat dirumah mengatur sesuatu yang sudah dilakukan oleh daerah beberapa Minggu yang  lalu yakni mengenai libur sekolah dan kantor, itupun keliru tidak mengatur libur itu melakukan apa. Malah lebih maju pemerintah daerah karena instruksi istirahat dirumah, stay, studi and work at home,” paparnya. 


Dia menambahkan,  dua Minggu yang lalu beberapa daerah sudah melakukan larangan perantau dari DKI Dan daerah zona merah dengan hinbauan jangan pulang kampung, karena takut mereka membawa virus.


 Bahkan Gubernur DKI sudah menghimbau agar jangan mudik. Malah Pemerintah Pusat melalui Menteri Perhubungan dan  Luhut BP membatalkan larangan Gubernur DKI agar angkutan antar Provinsi (AKAP). 
“Sekarang malah Pemerintah bikin rumit lagi untuk mencari istilah asal bukan istilah Lockdown, dengan menyebutkan karantina wilayah,  ini pikiran tidak sehat ,”tegasnya. 

Menurut dia,  sikap pemerintah pusat lebih mementingkan hal yang remeh temeh, tidak substantive, padahal Korban Karena kuman dari china tersebut semakin banyak, peredaran manusia yang mungkin carrier tetap berlangsung ke daerah. 
“Sebaiknya para Pejabat seperti Menkes Teriawan dan Menko Mavest Luhut Binsar Panjaitan seharusnya dipecat, Karena abai dan sangat lamban akan berakibat fatal, korban Covid-19 di Indonesia bisa ratusan ribu bahkan bisa jutaan,” ucapnya. 

Baca juga :  Hari ini, Pasien Positif Corona di Indonesia Berjumlah 450 Orang


Sebelumnya,  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan kepastian karantina wilayah akibat pandemi virus corona atau Covid-19 akan diputuskan pada pekan ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 


“Kita akan lihat nanti istilahnya apa,  tapi saya kira dalam minggu ini akan ada putusan mengenai hal itu, Pak Presiden ingin seminimum mungkin rakyat jangan sampai jadi korban yant terlalu parah, ” kata Luhut melalui keterangannya video kepada awak media,  Selasa 31/3/2020).


Luhut menyampaikan bahwa pemerintah harus mencari definsi yang tepat,  terutama terkait istilah karantina. Istilah tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. 

Baca juga :  Satu Pasien PDP Covid-19 di Sumenep Meninggal Dunia di RSUD soetomo Surabaya


Dia menjelaskan,  saat ini pemerintah tengah mengkaji kemungkinan -kemungkina yang akan terjadi jika diterapkan karantina wilayah. 

Menurut dia,  salah satu faktor yang tengah dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi adalah ekonomi masyarakat yang terdampak kebijakan karantina ini. 

“Jangan sampai jadi korban yang terlalu parah. Kalau kita kena semua,  tapi presiden lihat kepada rakyat kecil, ” imbuhnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Bukan Beras Merah, Inilah Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Perut yang Langsing

TELENEWS.ID - Selama ini nasi merah dianggap sebagai sumber karbohidrat terbaik pengganti nasi atau beras putih. Memiliki indeks glikemik lebih rendah dari...

5 Resep Kulit Sehat dan Awet Muda ala Cameron Diaz yang Wajib Dicoba Semua Wanita!

TELENEWS.ID - Sebentar lagi usia bintang Hollywood, Cameron Diaz akan genap 50 tahun. Namun ibu satu anak ini masih tampak tetap cantik...

Dialami Almarhum Tjahjo Kumolo, Ini 5 Tanda Kelelahan yang Tak Boleh Diabaikan

TELENEWS.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat, (01/07/2022) pada pukul 11.10 WIB....

Tips Menyimpan Bawang Merah Segar dan Tahan Lama Saat Harganya Mulai Melonjak Naik

TELENEWS.ID - Harga bawang merah dilaporkan perlahan naik. Bahkan di beberapa daerah di tanah air, harga bawang merah dikabarkan menembus angka 95...