Home Gaya hidup Pengendara Motor Dilarang Pakai Sandal Jepit, Ternyata Ada 5 Efek Negatif Sering...

Pengendara Motor Dilarang Pakai Sandal Jepit, Ternyata Ada 5 Efek Negatif Sering Pakai Sandal untuk Kesehatan

TELENEWS.ID – Munculnya kabar yang menyebut bahwa pengendara sepeda motor yang memakai sandal akan ditilang, menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi. Dia menegaskan, tak ada tilang untuk pemotor yang menggunakan sandal.

Firman mengatakan bahwasanya memakai sandal, akan berakibat fatal bagi pengendara sepeda motor. “Bukannya pakai sandal mau ditilang, bukan. Yang pakai sandal jangan pada saat berkendara. Nanti bahaya kalau jatuh nanti lecet minimal. Kalau pakai sepatu barang kali ada perlindungan yang lain. Syukur-syukur sepatunya sepatu motor” ujar Firman.

Selain itu Budiyanto, Pemerhati Masalah Transportasi dan Hukum yang juga mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, mengatakan pengendara sepeda motor yang dilarang memakai sandal lebih kepada aspek keselamatan mereka sendiri.

“Penekanan pada aspek keselamatan. Pengendara sepeda motor kan bersentuhan dengan aspal, api, bensin dan sebagainya. Menggunakan sandal jepit kurang memberikan rasa pengamanan yang maksimal, sehingga dapat menimbulkan fatalitas celaka (korban meninggal dunia),” kata Budiyanto

Memakai sandal jepit memang lebih praktis. Namun rupanya menurut seorang podiatris atau dokter spesialis tubuh bagian bawah seperti kaki, mengatakan ada efek negatif jika seseorang terlalu sering memakai sandal jepit.

  1. Kamu lebih berisiko mengalami terkilir
    Sandal jepit hampir tidak memiliki penyangga lengkung, yang berarti kaki akan mulai berbelok ke tengah tubuh alih-alih tetap lurus. Ketika itu terjadi, kamu lebih mungkin untuk mengalami keseleo atau terkilir kata Eunice Ramsey-Parker, DPM, MPH, profesor kedokteran podiatrik dan administrator klinik dari Foot Center of New York. “Sandal jepit memang nyaman. Tetapi karena mereka tidak memiliki bantalan pendukung, sandal jepit bisa memutar pergelangan kaki ke dalam atau ke luar,” begitu katanya.
  2. Kakimu bisa mengalami peradangan
    Bahkan jika kamu ekstra hati-hati dan tidak mengalami terkilir, kurangnya dukungan pada lengkungan kaki saat memakai sandal jepit bisa memberikan efek negatif lain yaitu peradangan. Tanpa dukungan yang tepat, plantar atau pita jaringan di lengkungan kaki, akan mulai tertarik. Tarikan itu membuat peradangan pada jaringan, membuat lengkungan kaki memerah dan nyeri akibat kondisi yang disebut plantar fasciitis. “Ketika kamu mencoba untuk menginjakkan kaki, kamu bisa mengalami rasa sakit yang luar biasa di bagian lengkung kaki,” kata Dr. Ramsey-Parker. Untuk mengurangi peradangan, kamu mungkin perlu menggunakan obat antiinflamasi seperti ibuprofen, terapi fisik, olahraga, atau suntikan kortison.
  3. Hati-hati tertusuk benda tajam pemicu tetanus
    Sandal jepit yang terbuat dari karet yang lentur, tidak memberikan perlindungan yang ekstra pada bagian bawahnya. Bagian bawah sandal jepit yang lunak, membuatmu lebih berisiko tertusuk benda tajam seperti batu, paku, atau kaca. Jika tidak berhati-hati, maka kamu bisa mengalami tetanus akibat tertusuk benda-benda tajam ini.
  4. Jari kaki bisa melepuh juga
    Saat memakai sandal jepit, kulit di jari kaki mungkin bergesekan dengan talinya yang terbuat dari karet. Jika kaki berkeringat atau basah, kelembapan dan gesekan ini bisa membuat kaki menjadi melepuh. Lepuh di antara jari-jari kaki terbukti sulit untuk diobati. Jari-jari kaki secara alami akan terus bergesekan saat kamu berjalan. Jika lepuh terus terbuka kembali, mereka bisa memakan waktu lama untuk sembuh.
  5. Kakimu tidak terlindungi secara keseluruhan
    Berbeda dengan sepatu, bentuk sandal jepit yang lebih terbuka memungkinkan kakimu untuk tidak terlindungi sama sekali. Mulai dari tertusuk benda tajam, debu dan kotoran baik dari hewan atau manusia bisa mengenai kakimu. Jika dibiarkan terus menerus, maka bisa saja bakteri, kuman dan virus yang ada di kaki bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti peradangan, kutu air dan juga bau tak sedap. (Yuyun Amalia)
Baca juga :  Kualitas Udara Jakarta Buruk, Waspadai Efek Negatif Berikut Ini Jika Menghirup Udara Tercemar
Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Waspada! Ada Aplikasi dan Web Ilegal MyPertamina, Jangan Asal Akses

TELENEWS.ID - Masyarakat perlu berhati-hati terhadap akses situs dan aplikasi MyPertamina yang dianggap ilegal. Sudah beredar situs dan aplikasi...

Hasil Kunjungan Jokowi ke Ukraina, Pembahasan Soal Perdamaian dan Kondisi Ukraina Saat Ini

TELENEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Istana Negara Ukraina, Maryinsky, Kyiv pada Rabu (29/06/2022)...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 29 Juni 2022

TELENEWS.ID – Hari kedua babak 32 besar dalam turnamen Petronas Malaysia Open 2022 pada Rabu (29/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menghasilkan...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 28 Juni 2022

TELENEWS.ID – Turnamen tertinggi versi BWF, Petronas Malaysia Open 2022 telah digelar pada Selasa (28/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Sayangnya,...