Home Travel PHRI Harapkan Pariwisata Segera Pulih

PHRI Harapkan Pariwisata Segera Pulih

TELENEWS.ID – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menaruh harapan terhadap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang baru, Sandiaga Uno agar memberi ruang untuk menyampaikan serta memaparkan situasi pariwisata terkini.

PHRI atau disebut juga Indonesian Hotel & Restaurant Association (IHRA), merupakan asosiasi non profit para pemilik hotel dan restoran serta para pelaku usaha pariwisata yang memfokuskan pada recovery terhadap industri pariwisata di Indonesia, dan juga soal regulasi.

Pergerakan wisatawan berlawanan dengan kebijakan pemerintah mengenai mitigasi Covid-19. Karena itulah, saat ini pariwisata dalam kondisi yang kurang baik.

“Sektor pariwisata saat ini dalam kondisi yang kurang baik, disebabkan karena pandemi. Artinya, sektor pariwisata sangat berkaitan dengan pergerakan wisatawan, yang justru berlawanan dengan penyelesaian masalah Covid-19,” ujar Sekjen PHRI Maulana Yusran pada Selasa malam (22/12/2020).

Bagi lelaki yang sering disapa Alan ini menambahkan, PHRI ingin mengusulkan agar difokuskan terhadap upaya penyelamatan sektor pariwisata terlebih dahulu, karena pandemi yang dinilai masih panjang.

Karena itu perlu dibuat program yang dapat menguatkan daya tahan pariwisata, sampai terlihat gambaran jelas kembalinya sektor pariwisata, ujar Maulana lagi, yang menyebut pembuatan program pariwisata itu sangat penting.

Harapan lain PHRI terhadap Sandi adalah mencari jalan agar sektor pariwisata mampu menyerap kembali tenaga kerja. Selain itu, membantu penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya UMKM di sektor pariwisata.

RPP untuk Undang-Undang Cipta Kerja yang lain yang belum dibahas di antaranya soal lingkungan, pajak daerah, dan lain-lain, imbuh Maulana.

Baca Juga : Sumatera Barat Rilis Agenda Wisata 2021

Sementara itu, permintaan terhadap wisata sendiri selalu berbenturan dengan berbagai macam regulasi pemerintah.

Sebagai contoh, momen liburan besar seperti Nataru yang sudah dipersiapkan dan menjadi harapan besar, tiba-tiba disortir dengan kebijakan baru yaitu pengurangan hari libur. Dampaknya makin dalam bagi kerugian di sektor pariwisata. Hal itu membuat banyak orang membatalkan liburan.

Pariwisata berbeda dengan sektor lainnya, di mana libur menurunkan produktivitas di sektor lain, sedangkan di sektor pariwisata justru meningkatkan produktivitasnya. Artinya, mereka yang bekerja di sektor pariwisata justru bekerja pada saat orang libur.

Sebelumnya, pemerintah menjadwalkan hari libur akhir tahun total 11 hari. Namun ada dilema terkait kebijakan tersebut. Yaitu durasi berlibur menjadi panjang, dalam hal ini dapat membangkitkan sektor pariwisata. Di sisi lain, wisatawan dan pengelola wisata melanggar protokol kesehatan, dalam hal ini dapat meningkatnya penyebaran Covid-19 usai liburan.

Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan memangkas hari libur akhir tahun selama 3 hari, demi menjaga penyebaran Covid-19 semakin meningkat.

Pada kesempatan lain, Sandiaga Uno memberikan keterangan pertamanya usai ditunjuk sebagai Menparekraf, bahwa prioritasnya adalah soal kesehatan, terkait dengan pandemi yang menyerang negeri ini.

Sandi menyebutkan pula, bahwa tugas dan amanah yang disampaikan Jokowi dan Ma’ruf Amin teramat sangat berat, karena kebangkitan bangsa Indonesia dari Covid-19 dan melanjutkan agenda pembangunan, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Penulis: Dwi Eppy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...