Home Daerah KPK Mencium Dugaan Ketua PDIP Kendal Dapat Aliran Dana Kasus Bansos

KPK Mencium Dugaan Ketua PDIP Kendal Dapat Aliran Dana Kasus Bansos

TELENEWS.ID – Kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) menyeret banyak nama.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini melakukan pemanggilan terhadap Akhmat Suyuti, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Pihak KPK kini mulai melakukan pendalaman dan pengembangan soal pengembalikan sejumlah uang yang diberikan Akhmat pada terduga kasus bansos Mantan Menteri Sosial (Mensos) Jualiri P Batubara.

KPK menjadwalkan pemeriksaan pada Akhmat Sabtu (20/2/2021).

Tim penyidik KPK akan melakukan pemeriksaan terkait Akhmat yang menjadi saksi pada tersangka Matheus Joko Santoso.

Pemeriksaan ini sudah dipastikan oleh Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK, KPK memanggil Akhmat untuk pendalaman pengetahuan terkait pengembalian dana.

Seperti apa yang dikatakan Ali Fikri kepada media pada Jumat (19/2/2021), Akhmat Suyudi didatangkan untuk memberikan keterangan terkait adanya pengembalian sejumlah uang yang dilakukan saksi, diduga uang pengembalian ini diterima tersangka Jualiri P Batubara (JPB) melalui perantara.

Tidak hanya akhmat saja, KPK juga menjadwalkan dua saksi lain terkait dengan tersangka Matheus Joko Santoso.

Ali menyebutkan KPK nantinya akan memanggil Hotma Sitompol, Pengacara dan Elfida Gusti Gultom, istri Matheus Joko Santoso.

Penyidik KPK sudah lebih dahulu menyita dokumen terkait perkara kasus bansos dari Elfida Gusti Gultom.

Sebelum nanti akan menanyakan pengetahuan seputar kasus tersebut.

Ditambahkan Ali jika KPK sudah melakukan penyitaan berbagai dokumen yang terkait dengan perkara, sekaligus KPK ingin konfirmasi perihal perolehan harta dari tersangka Matheus Joko Santoso (MJS), sebagai istri, Elfida Gusti Gultom, diharapkan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Penyelidikan KPK Terhadap Ketua DPC PDIP Kendal

Ketua DPC PDIP, Akhmat Suyuti, nampaknya kooperatif dan datang sesuai undangan KPK untuk melakukan pendalaman terhadap kasus korupsi dana bansos.

Baca juga :  Imam Masjid Istiqlal: Nabi Perintahkan Shalat di Rumah Saat Banjir

Datang di pagi hari sekitar pukul 9 pagi, Akhmat hanya tersenyum dan berlalu masuk dalam gedung KPK tanpa memberikan statement apapun.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Akhmad terlihat keluar dari gedung KPK dan langsung pergi begitu saja.

Saat ditanyakan dirinya yang berkapasitas sebagai saksi untuk tersangka, Matheus Joko Santoso, Akhmad tidak memberikan keterangan apapun.

Ia hanya mengatakan ‘nggak’ dan berlalu begitu saja.

Hingga kini KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut tentang keterkaitan Akhmat dengan Matheus Joko Santoso atau bisa jadi statusnya akan naik dari saksi menjadi tersangka.

Kasus dugaan korupsi dana bansos membuat KPK menjatuhkan status tersangka pada Jualiri P Batubara yang saat itu masih menjabat sebagai Mensos.

Jualiri P Batubara melakukan korupsi dana bansos saat masa pandemi, ini bukan hanya membuat masyarakat geram, melainkan presiden marah hingga memberikan opsi jeratan hukuman mati.

Namun banyak pengamat mengatakan putusan tersebut tidak bijak, lebih baik untuk memberikan hukuman memiskinkan pada koruptor.

Kasus dugaan korup dana bansos ini menyeret banyak pihak dan KPK sudah menetapkan 5 tersangka.

Baca juga :  Dakwaan Kasus Korupsi Bansos Janggal, ICW Tuntut Pimpinan KPK Dipanggil

Dimana dua pejabat pembuatan komitmen (PPK) dari Kemensos yaitu , Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono.

Sedangkan dua tersangka lainnya merupakan pihak swasta yang menjadi vendor dalam pengadaan dana bansos adalah Ardian IM dan Harry Sidabuke.

KPK menangkap 5 orang tersangka dengan Jualiri P Batubara di dalamnya, dugaan sementara terjadi pemotongan dana bansos sebanyak Rp10 ribu untuk setiap paketnya.

Dana bansos tersebut diketahui untuk disalurkan ke wilayah Jabodetabek.

Dugaan sementara Jualiri P Batubara mendapatkan aliran dana hingga Rp17 miliar dari kejahatan tersebut.

KPK sendiri belum merilis kabar terbaru, terkait berapa kerugian negara dan apa saja penyelewengan dari para tersangka. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Oversharing, Kebiasaan Menggunakan Medsos yang Bisa Membuatmu Kehilangan Privasi

TELENEWS.ID - Di zaman seperti sekarang ini hampir segala sesuatu dibagikan oleh orang-orang di media sosial. Mulai dari aktivitas setelah bangun tidur...

Makanan yang Membantu Mengatasi Selulit Secara Alami

TELENEWS.ID - Sejatinya adalah hal yang normal dan lumrah jika wanita memiliki selulit pada kulit atau tubuh mereka. Namun tak bisa dipungkiri...

Kementerian PUPR Antisipasi Banjir di Mandalika

TELENEWS.ID - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu...

Tetap Cantik Saat Touring, Ini 6 Tips Menjaga Kulit dan Rambut untuk Para Lady Biker

TELENEWS.ID - Kesan garang dan tangguh dari seorang lady biker memang tak bisa untuk dipungkiri. Ini karena touring dengan motor umumnya dilakukan...