Home Daerah Jawa Provinsi Jateng Berhasil Meraih Penghargaan Sebagai Lokomotif Menuju Swasembada Pangan dan...

Provinsi Jateng Berhasil Meraih Penghargaan Sebagai Lokomotif Menuju Swasembada Pangan dan Kedaulatan pangan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjungi pertanian (ist)

TELENEWS. id,  SEMARANG-Penghargaan Pemerintah pusat atas keberhasilan Jawa Tengah (Jateng) sebagai provinsi penghasil beras tertinggi se_Indonesia ini, sebagai apresiasi dari Pemeintah pusat, mengingat Provinsi Jateng menjadi lokomotif bagi daerah lainnya dalam memperkuat pertahanan pangan nasional. 


Optimisme Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, yang mengungkapkan pemerintah pusat konsen mengupayakan keberhasilan sektor pertanian menuju swasembada pangan dan kedaulatan pangan tersebut. ditandai dengan peningkatan kinerja sektor pertanian yang trend-nya semakin membaik, terutama di Provinsi Jawa Tengah.


“Meski dilanda wabah Pandemi Covid-19, Jateng justru surplus lima komoditas pertanian,” kata Yasin Limpo beberapa waktu lalu.


Sementara itu,  Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Suryo Banendro mengatakan, bahwa Jateng jadi salah satu penyangga pangan nasional, ditunjang oleh  lima komoditas pertanian di Jateng mengalami surplus panen. 


Data dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, diketahui komoditas beras hingga Juli 2020 surplus hingga 2,4 juta ton, secara keseluruhan perkiraan surplus stok pangan di Jateng diperkirakan akan mencapai 2,8 juta ton. 


“Lebih jauh produksi Jagung di Jateng menjadi komoditas pertanian kedua yang menyumbang surplus. Sejak Januari hingga juli 2020, stok Jagung telah surplus 3,2 juta ton,” ujarnya.


 Selain itu juga surplus hasil panen dari komoditas bawang merah, bawang merah, cabai merah besar dan cabai rawit.

Selain itu juga surplus hasil panen dari komoditas Tahun 2019 Jateng juga surplus beras 3,6 juta ton, jagung 3,4 juta ton, ubi kayu 2,9 juta ton, dan bawang merah 417 ribu ton.


Keberhasilan Jateng berkat system percepatan, pengamatan dan  pengendalian untuk kewaspadaan hama.

Selain itu ditubjang konduisi iklim yang lebih baik dibanding tahun lalu.

Baca juga :  Sidak Bareng Ganjar, Gibran Marah Besar di SMAN 1 Solo


 Sehingga beberapa lahan pertanian jawa tengah dapat melakukan masa tanam tiga kali dalam setahun, sehingga dapat mempertahankan ketersediaan produksi. 


Tak hanya itu,  keberhasilan sektor pertanian Provinsi Jawa Tengah ini, tak lepas dari keterpaduan seluruh kabupaten di Jawa Tengah dalam   menerapkan program padi hamparan yang menggunakan bibit unggul berkualitas eksport. 


Program ini prinsipnya menerapkan satu manajemen untuk mengelola bibit, lahan, mengatasi gangguan hama dan kendala iklim. 


Penghargaan yang diterima Provinsi Jateng tersebut, dimaknai Gubernur Ganjar Pranowo, merupakan pemacu untuk tetap menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Mudah-mudahan banyak tanaman pendamping beras atau padi. Jadi petani bisa menanam banyak tanaman,” tuturnya.

Lebih jauh  Ganjar Pranowo, menyatakan kunci keberhasilan Jawa Tengah dalam hal pertanian adalah pada produktivitas. Selain itu, petani di Jawa Tengah memiliki metode beragam sesuai kearifan lokal yang dimilikinya.


 “Kuncinya ada di produktivitas. Sebenarnya kalau kita melihat apa yang dikerjakan oleh petani, mereka punya metode dengan kearifan lokal. 

Baca juga :  Sidak di Mal, Satpol PP Bakalan Tutup Izin Buka Kalau Muncul Kerumunan


Pendampingan penyuluh penting, dan kita optimalkan kartu tani,” ungkapnya.Khusus berkaitan dengan kartu tani, Ganjar menambahkan, akan terus mengoptimalkan guna pengembangan dan kemajuan pertanian modern di Jawa Tengah. 


“Kita sudah belajar banyak dari kartu tani. Maka, ke depan data petani harus beres, luasan lahan, tanamannya apa, kebutuhannya apa, masa tanam dan kondisi cuaca. Dan juga edukasi menuju pertanian modern. Itu kalau bisa dilakukan harapannya akan lebih baik,” jelas orang nomor satu di Jateng ini. (Antony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...

Pemerintah Hormati Putusan MK Terkait UU Cipta Kerja

TELENEWS.ID - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menghormati dan segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 91/PUU-XVIII/2020 terkait Undang-Undang (UU) Nomor...