Home Nasional Santer Foto Selfie KTP Diperjualbelikan di Medsos, Kominfo Segera Tindak Tegas

Santer Foto Selfie KTP Diperjualbelikan di Medsos, Kominfo Segera Tindak Tegas

TELENEWS.ID – Penyebaran data pribadi pengguna internet secara ilegal semakin marak dewasa ini. Terakhir, modus terbaru yang digunakan para oknum di Indonesia untuk menghasilkan keuntungan adalah dengan memperjualbelikan foto selfie KTP seseorang. Kominfo pun segera bertindak tegas mengatasi masalah tersebut.

Kebocoran data itu diungkap oleh sebuah akun Twitter bernama @bertanyaarl. Ia mengunggah tangkapan layar (screenshot) yang menampilkan pengguna Facebook bernama SwettFan tengah menjual data berupa foto diri dan KTP beragam pengguna. “Ready (data gambar) KTP dan selfie (kualitas) HD. Jika minat, private message saja,” tulis caption dalam unggahan SwettFan tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun langsung bergerak cepat dalam merespon laporan dan permintaan masyarakat luas untuk mengusut kasus tersebut. Lewat juru bicaranya, Kominfo mengaku tengah melakukan penelusuran lebih lanjut terkait informasi perihal dugaan penjualan foto selfie KTP secara tidak sah di media sosial.

“Langkah-langkah tegas akan segera kami lakukan setelah berkoordinasi lebih lanjut baik secara internal, maupun dengan kementerian/lembaga terkait,” tutur jubir Kominfo, Dedy Permadi.

Foto diri (selfie) sembari memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) biasanya memang diminta ketika ingin meningkatkan status keamanan akun di platform e-commerce maupun jasa keuangan seperti bank dan teknologi finansial (fintech).

Pada tahun 2020 silam, ahli keamanan siber dan Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC, Pratama Persadha sempat menyatakan bahwa data KTP ataupun Kartu Keluarga (KK) yang bocor bisa sangat berbahaya. Pratama menyebut bahwa hal itu dapat disalahgunakan untuk mendaftar nomor seluler dan melakukan pinjaman online (pinjol) jika pelakunya mahir melengkapi data secara fiktif.

Terlebih jika foto diri dan informasi KTP itu bisa dikombinasikan dengan data Tokopedia dan Bukalapak yang sempat bocor, maka akan menghasilkan data lengkap. Ini tentu sangat dapat dimanfaatkan untuk tindak kejahatan.

Baca juga :  Pinjaman Online Ilegal Kejahatan Ekonomi Rakyat Kecil

Kominfo pun menghimbau pada masyarakat untuk semakin berhati-hati dalam menjaga keamanan data pribadi mereka dengan tidak menyebarkan kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Selain itu, diingatkan pula agar selalu menjaga dengan baik keamanan perangkat elektronik atau gawai yang digunakan untuk menyimpan data pribadi tersebut. (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berkaca Pada Celine Evangelista, Begini Cara Menciptakan Hubungan yang Sehat dengan Ibu

TELENEWS.ID - Hubungan Celine Evangelita dengan ibundanya, Vicentia Nurul kembali memanas. Belum lama ini Vicentia membongkar aib Celine, terkait kandasnya rumah tangga...

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID - Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital...

Jangan Panik, Ini Tips untuk Mengatasi Anak-anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

TELENEWS.ID - Anak-anak memang tidak begitu menyukai buah dan sayuran. Padahal kedua jenis makanan itu merupakan sumber serat yang baik bagi kesehatan...

Rachmat Gobel Diisukan Jadi Menteri Pertanian?

TELENEWS.ID - Nama Rachmat Gobel belakang santer diisukan akan menjadi jajaran kabinet Presiden Jokowi. Rumor tersebut adalah pertimbangan dari beberapa pengamat politik...