Home Olah Raga Sebab Hilangnya Nama ‘Rusia’ di Olimpiade Tokyo 2020

Sebab Hilangnya Nama ‘Rusia’ di Olimpiade Tokyo 2020

TELENEWS.ID – Rusia merupakan salah satu negara besar di benua Eropa, bahkan dunia. Akan tetapi di acara Olimpiade Tokyo 2020, negara yang dipimpin Vladimir Putin itu tidak diperkenankan menggunakan nama, bendera atau lagu kebangsaan mereka.

Sedangkan selama gelaran Olimpiade Tokyo 2020, Rusia menggunakan nama ‘ROC’ yang merupakan singkatan dari Russian Olympic Committee (Komite Olimpiade Rusia).

Dilansir dari AS, hal itu karena Rusia sedang menjalani sanksi dari CAS (Pengadilan Arbitase Olahraga) terkait tuduhan program doping yang didukung oleh negara.

Pada 2020 lalu, CAS memberi sanksi pada Rusia karena beberapa pelanggaran doping dan negara itu dilarang mengikuti semua acara olahraga internasional selama dua tahun.

Meskipun begitu, para atlet Rusia diizinkan mengikuti acara olahraga internasional namun dengan identitas ‘netral’.

Karena itulah nama Rusia hilang dan digantikan ‘ROC’ untuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Musim Dingin 2022 yang akan diselenggarakan di Beijing, Tiongkok.

Terkait bendera, Rusia menggunakan gambar garis berwarna putih, biru dan merah yang membentuk simbol ‘ROC’ untuk menyerupai bendera nasional Rusia, di mana garis pada gambar terletak di atas lima cincin olimpiade.

Selain itu jika atlet Rusia mencapai podium dan memenangkan medali, lagu kebangsaan Rusia pun tidak akan diperdengarkan. Dan sebagai gantinya adalah musik karya komposer Pyotr Tchaikovsky yang diputar.

Lalu bagaimana dengan seragam yang dikenakan para atlet Rusia? Dilansir dari sumber yang sama, mereka tidak diizinkan menggunakan seragam yang menyematkan simbol bendera kenegaraannya. Namun mereka diizinkan menggunakan seragam warna bendera Rusia.

Selain sanksi berupa identitas negara, para pejabat pemerintah Rusia pun dilarang menghadiri acara olahraga internasional. Terlebih lagi ‘Negeri Tirai Besi’ itu kehilangan hak untuk menyelenggarakan acara olahraga internasional apapun.

Baca juga :  Deretan Klub Sepak Bola yang Jadi Favorit Keluarga Kerajaan Inggris

Sanksi yang diterima Rusia ini berawal dari sebuah laporan yang diterbitkan WADA (Badan Anti-Doping Dunia) pada 2015 lalu.

Laporan itu menyebutkan bahwa Rusia menerapkan sistem yang kontroversial dengan diam-diam mendapat persetujuan dari tingkat pemerintahan tertinggi.

Setahun kemudian, Grigory Rodchenkov yang merupakan mantan kepala laboratorium anti-doping Moskow membeberkan bahwa Rusia mendukung doping dalam acara Olimpiade Musim Dingin 2014.

Hal itu membuat Rusia dilarang mengikuti semua acara olahraga internasional selama empat tahun dan medali yang didapat para atlet ditarik karena klaim doping. (Dhe)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Desa Wisata Ini Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022, Yuk Simak Apa Saja Daftarnya

TELENEWS.ID - Banyak solusi ketika Anda ingin mencari destinasi liburan bersama keluarga ataupun teman-teman dengan tema desa wisata. Saat ini trend mengunjungi...

Pemerintah Enggan Rekrut CPNS di Tahun 2022, Ternyata Ini Alasannya

TELENEWS.ID - Banyak informasi mengenai Pemerintah yang tidak akan melakukan perekrutan CPNS di tahun 2022. Kemudian dari aspek penambahan jumlah ASN juga...

Salah Satunya Bikin Awet Muda, 5 Alasan Kamu Harus Pakai Serum Vitamin C Mulai Dari Sekarang!

TELENEWS.ID - Serum menjadi salah satu skincare yang sekarang menjadi salah satu kebutuhan wanita masa kini. Rasanya perawatan wajah tak akan lengkap...

Berkaca Dari Supir Kecelakaan Maut Balikpapan, Ini 5 Tips Agar Tak Bangun Kesiangan

TELENEWS.ID - Berbagai fakta mengejutkan terungkap pasca kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pagi. Salah satunya,...