Home Olah Raga Sepak Bola Sejarah Kelam Timnas Inggris Dalam Drama Adu Penalti

Sejarah Kelam Timnas Inggris Dalam Drama Adu Penalti

TELENEWS.ID – Inggris dikenal sebagai salah satu negara dengan tradisi sepak bola kuat di Eropa. Meski begitu, belum sekalipun trofi juara Euro singgah di Negeri Ratu Elizabeth itu. Terbaru, mereka takluk pada laga final dari Italia lewat drama adu penalti di Stadion Wembley, Senin (12/7) dini hari WIB.

Bicara kalah lewat adu penalti bukan kali pertama dialami tim berjuluk Tiga Singa itu pada perhelatan Euro. Sejarah mencatat, mereka selalu tak berdaya ketika pemenang pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti.

Sebelum takluk dari Italia lewat drama adu penalti pada final pertamanya di Euro, Inggris tercatat sudah menjalani empat laga penalti pada turnamen paling bergengsi di Benua Biru itu. Hasilnya, hanya satu kemenangan yang berhasil diraih, yaitu ketika menaklukkan Spanyol pada Euro 1996 silam.

Selanjutnya, adu penalti pada tiga edisi berikutnya, Inggris selalu kalah. Masing-masing dari Jerman (1996), Portugal (2004), dan Italia (2012). Dan kekalahan dari Italia pada Euro 2020 memperpanjang sejarah kelah Inggris pada babak adu penalti.

Football not Coming Home, It’s Coming to Rome

Footbaal is coming home adalah slogan yang selalu muncul setiap Inggris tampil pada turnamen besar. Keinginan itu semakin membuncah pada perhelatan Euro 2020. Venue final di Stadion Wembley, London semakin meningkatkan optimisme warga Inggris.

Di final kontra Italia, Inggris sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Mereka berhasil unggul terlebih dahulu lewat aksi Luke Shaw pada menit ke-2. Itu bahkan tercatat sebagai gol tercepat pada laga final Euro.

Sayang, mereka gagal mempertahankan keunggulan, setelah bek gaek Leonardo Bonucci menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang Jordan Pickford pada menit ke-67.

Baca juga :  Preview Premier League: City Incar Arsenal Untuk Lanjutkan Winning Streak

Setelahnya tidak ada lagi gol tercipta, di babak perpanjangan waktu juga tidak ada gol. Alhasil, pertandingan harus dilanjutkan ke babak penalti untuk menentukan pemenang final.

Nah, di babak tos-tosan itu, Inggris sebenarnya sempat berada di atas angin, setelah penendang kedua Italia, Andrea Belotti gagal menjalankan tugas dengan sempurna.

Petaka untuk tim Tiga Singa terjadi di tiga penedang terakhir, dimana Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal menjalankan tugas dengan sempurna. Sementara dari Italia, hanya Jorginho yang gagal. Italia pun merengkuh gelar juara dengan keunggulan 3-2 penalti atau 4-3 secara keseluruhan. (Taufik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kronologi OTT Kasus Korupsi Bupati Penajem Paser Utara

TELENEWS.ID - Nur Afifah Balqis sedang ramai menjadi perbincangan publik nasional akhir-akhir ini karena menjadi salah satu tersangka OTT KPK dan terlibat...

Kisruh Arteri Dahlan Mengancam Elektabilitas PDIP

TELENEWS.ID – Anggota komisi III DPR RI dari fraksi PDIP, Arteri Dahlan membuat gaduh Indonesia. Arteria meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot...

Kemanakah Ridwan Kamil Berlabuh Untuk Pilpres 2024 ?

TELENEWS.ID - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024. Namun hingga saat ini masih belum ada partai...

Desa Wisata Ini Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022, Yuk Simak Apa Saja Daftarnya

TELENEWS.ID - Banyak solusi ketika Anda ingin mencari destinasi liburan bersama keluarga ataupun teman-teman dengan tema desa wisata. Saat ini trend mengunjungi...