Home Daerah Sekda Kota Semarang Pastikan Segera Isi Kekosongan 484 Pegawai Non ASN

Sekda Kota Semarang Pastikan Segera Isi Kekosongan 484 Pegawai Non ASN

TELENEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang (Pemkot Semarang) sebelumnya membuat geger dengan memecat 484 pegawai Non Aparatur Sipil Negara  yang bekerja di lingkungan pemkot Semarang. Hal ini dikarenakan melanggar aturan larangan mudik yang sudah ditetapkan pemerintah dan Surat Edaran yang diberikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Bukan hanya pegawai non ASN saja, ada lebih dari 185 ASN yang terkena sanksi akibat melakukan pelanggaran serupa. Hal ini membuat pemkot Semarang segera berencana melakukan rekruitmen terkait dengan kekosongan posisi tersebut, dimana jumlahnya cukup besar.

Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dimana nantinya akan mengumumkan secara terbuka terkait mekanisme perekrutan posisi pegawai non ASN yang mengalami pemecatan. Dimana kini ini semua tengah ditata oleh bagian kepegawaian bagian hukum dan organisasi.

“Rekrutmen pasti ada tapi belum bisa dipastikan kapan, diharapkan segera dilakukan, kalau bisa bulan depan” ujarnya.

Iswar juga menjelaskan pemecatan 474 pegawai non ASN ini tidak menimbulkan gangguan apapun dan pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan normal. Hal ini karena sebagian besar dari pegawai yang dipecat tersebut berasal dari sektor infrastruktur. Dimana kini beberapa bagian tersebut memang digunakan tenaga lepas dengan upah harian.

Iswar juga menambahkan kini masyarakat terlebih di Kota Semarang tengah banyak yang membutuhkan pekerjaan, kalau nantinya rekruitmen ini dibuka, pasti ada banyak pendaftar dan nantinya akan digaji secara harian. Ia juga berpendapat, jika hal ini akan mendatangkan banyak sekali peminat, bahkan pelamar bisa datang dari luar kota.

Pemkot Semarang sendiri memang tidak membatasi siapa saja yang ingin mendaftarkan diri untuk mengisi kekosongan pegawai non ASN yang dipecat tersebut, bahkan tetap membuka peluang bagi mereka yang dipecat sebelumnya. Namun saat mendaftarkan diri, nantinya harus memiliki sifat disiplin dan komitmen dengan pekerjaan tersebut.

Baca juga :  Hendi Melibatkan Eks Napiter dalam Program Deradikalisasi ke Sekolah di Semarang

Iswar juga menyebutkan, sanksi berupa pemecatan ini bukan tindakan arogan melainkan sudah sesuai dengan apa yang harus dilakukan pegawai ASN dan non ASN di kalangan pemkot Semarang. Bahkan ini bisa jadi contoh, bahwa siapa saja akan menerima akibatnya jika melakukan kesalahan.

Selain itu, Pemkot Semarang juga ingin memberikan ekspektasi tinggi pada masyarakat, dimana pelayanan menjadi prioritas utama. Bahkan Iswar juga mengatakan jika pegawai ASN dan non ASN harusnya siap dituntut dengan komitmen kuat, bahkan mampu bekerja di bawah tekanan.

Baca juga :  Hendi Melibatkan Eks Napiter dalam Program Deradikalisasi ke Sekolah di Semarang

Iswar juga menjelaskan, apa yang terjadi di kalangan pemkot Semarang ini sudah sesuai dengan aturan ketenagakerjaan. Dimana akan diberikan sanksi pada mereka yang tidak mengikuti aturan. Ia mencontohkan di sektor swasta, jika melakukan pelanggaran bisa dikenakan pemotongan gaji hingga pemecatan. Hal ini juga bisa terjadi di kalangan Pemkot Semarang. (Chairunisa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Situationship yang Bisa Menjebakmu Dalam Hubungan Toxic Tanpa Status

TELENEWS.ID - Apakah kamu memiliki seorang teman yang memperlakukan kamu dengan mesra, dan memberikan perhatian lebih dari seorang teman? Akan tetapi sayangnya,...

Hati-hati, Dokter Peringatkan Bahaya Memakai Celana Jeans Ketat Bagi Organ Intim Wanita

TELENEWS.ID - Praktis, stylish dan bisa dipadukan dengan jenis busana apa saja membuat celana jeans menjadi salah satu item fashion favorit kaum...

Manchester United Ditangan Ralf Rangnick, Apakah Mampu Bersaing?

TELENEWS.ID - Belakangan nama Ralf Rangnick mencuat di kancah dunia sepak bola untuk menjadi juru taktik klub Manchester United. Seperti diketahui bersama,...

Etika Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas

TELENEWS.ID - 3 Desember diperingati sebagai Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Peringatan ini digagas untuk meningkatkan kepedulian kepada para penyandang disabilitas, yang sering...