Home Travel Kuliner Sensasi Anggur Daerah Tropis: Menilik Wine Lokal Bali Yang Berkelas Dunia

Sensasi Anggur Daerah Tropis: Menilik Wine Lokal Bali Yang Berkelas Dunia

TELENEWS.ID – Setelah lama dikenal dunia dengan keindahan alamnya yang tak lekang waktu dan memanjakan mata, Bali kini semakin mentahbiskan diri sebagai destinasi wisata internasional lewat varian wine lokal yang dikreasi oleh sejumlah brand. Seperti apa minuman fermentasi anggur khas Pulau Dewata ini? Yuk kita telaah bersama!

Kendati berasal dari Eropa, rupanya wine bisa juga diproduksi di negara tropis. Thailand pertama kali melakukannya, dan langkah tersebut sukses diikuti di Indonesia lewat sejumlah brand Bali untuk memproduksi minuman alkohol fermentasi anggur dengan 100% bahan lokal.

Hatten Education Center; Memberikan Sarana Edukasi Wine Lengkap (source Passion Media)

Meski bukan minuman ‘khas’ Indonesia, namun banyak yang menilai wine lokal kini tidak kalah kualitasnya dengan yang impor. Sejumlah pakar bahkan menyebut bahwa secara ilmiah, anggur yang dipanen satu tahun sekali akan lebih baik dari yang dipanen tiga tahun sekali untuk memproduksi wine.

Salah satu brand Bali yang sukses dengan produksi wine lokalnya adalah Hatten Wine. Perusahaan yang didirikan oleh IB Rai Budarsa ini sudah mulai menjajakan produk winenya ke hotel-hotel sejak tahun 1994 silam. Sempat dipandang sebelah mata, kini Hatten menjelma menjadi brand internasional dengan sejumlah varian yang diakui dunia; seperti Alexandria Wine yang disebut memiliki citarasa yang mirip dengan Muscat of Alexandria. Anggur berjenis white wine ini memiliki rasa manis yang sedang dengan sedikit flowery (bunga-bungaan) dan keseimbangan yang baik antara manis dan asam.

Hatten Wine (source Voyage Of a Big Girl)

Bukan hanya produksi wine lokal, Hatten juga memberikan kesempatan bagi mereka yang tertarik untuk berkarir di dunia wine sebagai sommelier lewat Hatten Education Center.

Hatten Bali tercatat sebagai satu-satunya perusahaan wine di Indonesia yang memiliki lisensi untuk memberikan sertifikasi Sommelier taraf internasional, bekerja sama dengan lembaga sertifikasi global, Wine and Spirit Education Trust (WSET) yang ada di London, Inggris.

Selain Hatten, ada juga brand penghasil wine lokal Bali yang cukup ternama, yakni Sababay. Perusahaan yang bertempat di daerah Saba, Gianyar ini mendapatkan suplai anggur dari petani lokal di Buleleng, Bali. Menggagas konsep corporate farming, Sababay menerapkan kemitraan eksklusif untuk mendirikan kilang anggur di daerah Gianyar, Bali.

Baca juga :  Gagahnya Kandang Godzilla di Tebing Koja Tangerang
Sababay Wine (source Expedia)

Sababay menggunakan anggur jenis Alphonse Lavallée dan Muscat. Di negara empat musim, anggur jenis ini hanya dipanen sekali setahun, namun di tanah Buleleng bisa panen tiga kali.

Meski demikian, perkebunan Sababay tetap hanya memanen dua kali dalam setahun untuk menjaga kualitas.

Salah satu produk unggulan Sababay Winery adalah Sababay Mistelle – Vin de Liqueur Style yang dibuat menggunakan varian anggur Muscat St. Vallier yang ditanam dan tumbuh di Singaraja. Wine putih ini memiliki citarasa manis aromatis dengan sentuhan nanas dan mangga, serta wangi campuran madu, jahe dan bunga putih.

Uniknya, di Bali ada juga ‘wine’ yang diproduksi tidak menggunakan bahan dasar anggur, melainkan salak; salah satunya Desa Sibetan, Karangasem. Desa yang berada di dataran tinggi ini memang sudah lama dikenal sebagai penghasil salak, dan baru beberapa tahun belakangan bisa memproduksi fruit wine dari bahan dasar buah khas tersebut.

Wine Salak Unik Khas Desa Sibetan, Bali (source noermanbali(dot)blogspot(dot)com)

Jenis ‘fruit wine’ memang dikenal dunia sebagai varian wine yang dihasilkan bukan dari buah anggur, namun sejumlah pakar yang berkecimpung di dunia wine masih menepis anggapan bahwa fruit wine termasuk dalam kategori wine. Menurut beberapa ahli tersebut, secara pengertian wine adalah minuman alkohol yang terbuat dari jus anggur, di mana terdapat proses fermentasi, kadar alkoholnya rata ratanya 5 – 20 persen. Maka dari pengertian itu, hanya buah anggur saja yang dapat dibuat sebagai bahan dasar wine.

Baca juga :  Pemerintah Akan Datangkan Bus dari Indonesia untuk Layani Jamaah Umrah dan Haji

Sedikit tips bagi anda yang berminat mencicipi wine untuk pertama kalinya, jangan langsung diminum ketika dituang di dalam gelas. Cara paling umum untuk menikmati wine adalah memutar-mutar gelas perlahan searah jarum jam, dihirup aromanya, disesap sedikit, dan biarkan rasanya menyebar ke seluruh indera pengecap sebelum ditelan. Meski diproduksi lokal, wine Bali sangat cocok dinikmati dengan ‘pairing’ atau padanan hidangan bergaya Eropa seperti steak dan pasta.

Jadi, tertarik untuk mencoba anggur tropis khas Bali? Jangan lupa membawa pulang satu-dua botol minuman ini di liburan anda berikutnya ya! (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Mengenal Oversharing, Kebiasaan Menggunakan Medsos yang Bisa Membuatmu Kehilangan Privasi

TELENEWS.ID - Di zaman seperti sekarang ini hampir segala sesuatu dibagikan oleh orang-orang di media sosial. Mulai dari aktivitas setelah bangun tidur...

Makanan yang Membantu Mengatasi Selulit Secara Alami

TELENEWS.ID - Sejatinya adalah hal yang normal dan lumrah jika wanita memiliki selulit pada kulit atau tubuh mereka. Namun tak bisa dipungkiri...

Kementerian PUPR Antisipasi Banjir di Mandalika

TELENEWS.ID - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu...

Tetap Cantik Saat Touring, Ini 6 Tips Menjaga Kulit dan Rambut untuk Para Lady Biker

TELENEWS.ID - Kesan garang dan tangguh dari seorang lady biker memang tak bisa untuk dipungkiri. Ini karena touring dengan motor umumnya dilakukan...