Home Nasional Sentil Pengkritik Presiden Jokowi, Mochtar Ngabalin Ngaku Siap 'Turun Tangan'

Sentil Pengkritik Presiden Jokowi, Mochtar Ngabalin Ngaku Siap ‘Turun Tangan’

TELENEWS.ID – Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, kembali memberikan pembelaan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kader Partai Bulan Bintang itu pun mengaku siap untuk menyikat habis semua oposisi yang mengkritisi cara pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19.

Pernyataan Ngabalin tersebut keluar setelah sejumlah pejabat dan tokoh publik seperti Rocky Gerung, Rizal Ramli dan Refli Harun mendesak Presiden Jokowi untuk mundur dari jabatannya karena dinilai gagal mengatasi pandemi.

Lewat akun Twitter resminya, Ngabalin menyebut para pengkritik sebagai oposisi dan pihak yang meminta Jokowi mundur sebagau manusia berperadaban rendah serta cacat intelektual. “Cacat secara Intelektual, manusia berperadaban rendah, WN kelas kambing,” cuitnya pedas pada hari Minggu (11 Juli) silam.

Lebih lanjut, Ngabalin juga sempat memberi pernyataan menohok pada mereka yang meminta Jokowi lengser dari jabatannya. “Sampah-sampah Demokrasi minta JOKOWI MUNDUR, banyak yang sakit hati karena selain tidak ikhlas juga karena lukanya sangat dalam,”.

Ngabalin pun mengakhiri cuitannya dengan sebuah pantun. “Hati-hati tangannya licin kalau terjatuh patah tangan. Barang siapa selalu ngibulin serbet Ngabalin akan turun tangan,” tukasnya.

Kendati kini setia memberikan pembelaan pada Presiden Jokowi, Ngabalin punya jejak rekam kontroversial di sepanjang karir politiknya. Dalam kampanye pilpres 2014 lalu, misalnya, dia pernah menyudutkan Jokowi sebagai capres kurus krempeng dan menuduh Jokowi tidak bisa menepati janji kampanyenya di Papua.

Pengangkatan Ali Ngabalin oleh pemerintahan Presiden Jokowi pun mendapat sorotan karena Partai Golkar pernah memasukkannya dalam tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014 tersebut, dan Ngabalin terlihat cukup vokal dalam memberikan pembelaan pada Prabowo dan menyudutkan timses Jokowi.

Alasan detil mengapa pemerintah merekrut Ali Mochtar Ngabalin disampaikan Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo. Menurutnya, Ngabalin diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan organisasi masyarakat (ormas) Islam.

Baca juga :  Tangkal COVID-19, Minum Jus Jeruk dengan Kulitnya

Namun langkah Jokowi tersebut dinilai sejumlah pengamat sebagai manuver politik belaka, serta upaya pihak Jokowi untuk menarik satu per satu kekuatan oposisi ke dalam jajaran pemerintahannya. (Billy Bagus)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...