Home Gaya hidup Sering Halu dan Terobsesi pada Gebetan? Hati-hati Jangan Sampai Kamu Terkena Limerence...

Sering Halu dan Terobsesi pada Gebetan? Hati-hati Jangan Sampai Kamu Terkena Limerence Love!

Telenews.id- Kalau kamu punya gebetan dan sering halu atau berkhayal mengenai mereka memang merupakan hal yang wajar. Namun kebiasaan halu soal gebetan ini akan berbahaya bagi mental jika terlalu sering kamu lakukan, dan bahkan membuatmu menjadi terobsesi dengannya.

Ketika kamu terobsesi dengan seseorang atau benda, maka kamu akan menjadikan mereka sebagai fokus perhatianmu. Kalau kamu sampai terobsesi sekali dengan gebetan dan halu kalau gebetan punya rasa yang sama denganmu padahal dia tidak pernah mengungkapkan apa yang ia rasakan, maka bisa saja obsesi ini sudah berubah menjadi limerence love.

Apa sih itu limerence love? Singkatnya limerence didefinisikan sebagai ketertarikan romantis yang intens, yang dibarengi dengan desakan kompulsif agar perasaan itu dibalas oleh gebetan atau orang yang kamu sukai. Limerence adalah salah satu bentuk emosi yang rumit, dan sangat berbeda dari cinta atau nafsu yang terkait erat dengannya.

Limerence love sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah trauma masa kecil seseorang. “Limerence love sering kali akibat trauma atau masalah perkembangan masa kanak-kanak tertentu,” jelas terapis psikoseksual Cate Mackenzie. “Atau, kamu mungkin mengalaminya ketika kamu sedang lelah, jika kurang tidur misalnya, dan kekurangan serotonin. Jadi, kamu berfantasi bahwa orang lain dapat menyelamatkan dan memberikanmu kebahagiaan, sehingga kamu mewujudkan perasaan itu menjadi bentuk sempurna dari si dia” tambahnya lagi.

Mackenzie mengatakan ketika seseorang berfantasi atau halu dan berkhayal mengenai seseorang yang mereka sukai, maka mereka akan merasa pada titik aman dimana mereka tak harus menyatakan perasaan secara langsung pada orang yang mereka sukai. Mereka juga tak akan berhadapan dengan fakta bahwa mungkin perasaan mereka tak terbalas, atau gebetan bahkan sama sekali tak pernah mencintai mereka.

Pelaku limerence love sering mengalami pasang surut emosional yang dramatis. Pada satu kesempatan mereka akan benar-benar bahagia teramat sangat saat berinteraksi dengan gebetan, dan perasaan putus asa mendalam bahkan hingga terpuruk saat menghadapi penolakan. Ini merupakan akibat dari keinginan kompulsif atau obsesi untuk bersama orang yang mereka sukai, tak peduli hambatan atau keadaan yang akan mereka hadapi. Jika naksir mungkin tak akan bertahan lama dan kurang intens, sementara limerence bisa bertahan lebih lama dan jauh lebih ekstrem.

Baca juga :  4 Perhiasan Legendaris yang Diyakini Penuh Kutukan

Jangan membayangkan orang yang mengalami limerence love terpikir untuk menyentuh orang yang mereka sukai. Limerence benar-benar berbeda dengan nafsu, bahkan mungkin orang pada kondisi ini sama sekali tak memikirkan nafsu untuk menjalani kontak fisik dengan objek fantasi mereka. Sebaliknya, pelaku limerence lebih terobsesi untuk mendapatkan perhatian dari objek fantasi mereka dan bukan sekedar memenuhi hasrat seksual saja.

Masalahnya, kadang banyak orang tak sadar bahwa yang mereka rasakan itu adalah limerence love dan bukan cinta yang sesungguhnya. Ini karena limerence dan cinta yang hampir mirip, dimana kamu akan berfikir bahwa dialah satu-satunya yang terbaik dan tercipta untukmu. Namun ada beberapa hal yang membedakan limerence love dan cinta yang sesungguhnya.

Baca juga :  Orangtua Wajib Tahu, Ternyata Ada 5 Manfaat Membiarkan Anak Bermain Hujan-hujanan

• Ketertarikan irasional ini membuatmu berfikir dia adalah sosok sempurna meskipun orang lain sudah memperingatkan mengenai keburukan atau kekurangan gebetanmu.
• Kamu berfikir bahwa orang yang kamu sukai adalah pengobat semua luka dan rasa kecewamu di masa lalu. Kamu merasa bahwa merekalah yang menyelamatkan hidupmu.
• Tak peduli bahkan seberapapun buruknya mereka, kamu tetap menginginkan mereka untuk menjadi bagian dari hidupmu.
• Kamu sering halu dan terobsesi dengan gebetan, namun kamu memilih untuk memendam sendiri perasaanmu dan tak berani untuk mengungkapkannya pada mereka.

Jika ini terjadi, peneliti menyarankan agar kamu segera mendapatkan bantuan psikologis, karena mereka setuju limerence adalah obsesi yang tak sehat dan bisa berbahaya untukmu dan orang lain. (Yuyun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

New York Rasa Lokal Ada di Broadway Alam Sutera

TELENEWS.ID- Bicara rencana liburan untuk akhir pekan, sepertinya seru untuk dibahas. Bukan tanpa sebab, saat ini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah...

Berniat Menghibur, Tapi 5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan pada Wanita yang Suaminya Meninggal Dunia

TELENEWS.ID - Betapa hancur hati Nadzira Shafa istri dari almarhum Ameer Azzikra, adik selebgram Alvin Faiz yang tak lain juga putra kedua...

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...