Home Nasional Hukum Sesuai Keppres Tahun 2020, Kapuspenkum : Rotasi Jamwas dan Jamintel Bukan Terkait...

Sesuai Keppres Tahun 2020, Kapuspenkum : Rotasi Jamwas dan Jamintel Bukan Terkait Kasus Djoko Tjandra

Gedung Kejagung RI /ist

TELENEWS. id, JAKARTA– Kejaksaan Agung (Kejagung)  saat ini tengah mengusut dugaan keterlobatan para pejabatnya dalam kasus upaya peninjauan kembali (PK)  dan perlarian terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra. 
Diketahui Jaksa Pinangki Sirna Melasaei dicopot dari jabatan kepala Subbagiab Pemantauan  dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan  Jaksa Agung Muda Pembinaan usai foto bareng dengan Djoko Tjandra di Malaysia. 

Ditengah isu tersebut,  Kejagung merotasi sejumlah pejabat penting. Diantaranya adalah Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas),  Muhammad Musni yang digantikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Amir Yanto. Jaksa Muda Intelijen (Jamintel), Jan Maringka diganti Sunarta yang sebelumnya menjabat Jampidum. Kemudian kursi Jaksa Muda Pidana Umum (Jampidum), diisi oleh  Staf Ahli Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung,  Fadil Zumhanan. Sementara Jan S Maringka dimutasi menjadi staf ahli bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan Agung, posisi lama Fadil. 

Rotasi Pejabat di Kejagung tidak ada kaitan dengan Kasus Djoko Tjandra


Sementara itu,  terkait rotasi sejumlah pejabat di Kejagung,  Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuskenkum) Hari Setiyono mengatakan, mutasi ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres)  Nomor 134/TPA tahun 2020 tanggal 30 Juli 2020 tentang pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan  Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung. Mutasi ini kata dia telah melalui mekanisme yang sudah lama. 

“Mutawi atau rotasi pejabat eselon I itu adalah dalam rangka kepentingan organisasi dan penyegaran personel, ” kata Hari dalam keterangan tertulis,  Rabu (5/8/2020).

Hari menegaskan,  keputusan rotasi baru dikeluarkan Tim Penilaian Akhir (TPA)  Eselon I pada akhir Juli 2020 sehingga keppres diterbitkan. 
Namun, pihaknya membantah jika mutasi ini terkait dengan kasus Djoko Tjandra. 

Baca juga :  Dukung Kendaraan Listrik, Pemerintah Targetkan 3.860 SPKLU

Dia menjelaskan,  bahwa rotaso jabatan di lingkungan Kejagung merupakan hal biasa. Proses ini disesuaikan dengan kebutuhab organisasi. 

“Tidak ada kaitan dengan penangan kasus, perkara atau hal lainnya, kemudian waktu pelantikan akan ditentukan lebih lanjut,” ucapnya. (peter).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Waspada! Ada Aplikasi dan Web Ilegal MyPertamina, Jangan Asal Akses

TELENEWS.ID - Masyarakat perlu berhati-hati terhadap akses situs dan aplikasi MyPertamina yang dianggap ilegal. Sudah beredar situs dan aplikasi...

Hasil Kunjungan Jokowi ke Ukraina, Pembahasan Soal Perdamaian dan Kondisi Ukraina Saat Ini

TELENEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Istana Negara Ukraina, Maryinsky, Kyiv pada Rabu (29/06/2022)...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 29 Juni 2022

TELENEWS.ID – Hari kedua babak 32 besar dalam turnamen Petronas Malaysia Open 2022 pada Rabu (29/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menghasilkan...

Update Hasil Pertandingan Petronas Malaysia Open 2022 – 28 Juni 2022

TELENEWS.ID – Turnamen tertinggi versi BWF, Petronas Malaysia Open 2022 telah digelar pada Selasa (28/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Sayangnya,...