Home Olah Raga Stamford Bridge is Falling Down! Upaya Chelsea Bertahan di Tengah Embargo

Stamford Bridge is Falling Down! Upaya Chelsea Bertahan di Tengah Embargo

TELENEWS.ID – Chelsea terancam tidak bisa melanjutkan kegiatan bisnisnya di kancah sepak bola Inggris akibat dari invasi Rusia ke Ukraina. Situasi ini bermula ketika pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi kepada sang pemilik, Roman Abramovich. Chelsea juga hampir dipastikan akan kehilangan beberapa pemain. seolah seperti badai yang tidak kunjung usai, aspek bisnis Chelsea juga ikut terancam.

Beberapa sponsor yang sudah bekerja sama dengan Chelsea juga ikut terkena imbasnya. Akhirnya mereka memutuskan untuk membatalkan kontrak menyusul sanksi yang ditujukan kepada Roman Abramovich. Media Inggris The Sun melaporkan bahwa sponsor utama yang terpampang pada jersey Chelsea, yakni Three kemungkinan akan mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan Chelsea.

Jika Three ini jadi membatalkan kontraknya, maka Chelsea sudah dipastikan akan kehilangan dana dengan nilai 40 Juta Poundsterling atau setara dengan Rp. 752 Miliar setiap tahun. Apalagi, saat ini Chelsea tidak bisa menjual tiket pertandingan ke penontonnya yang membuat pemasukan tim The Blues tersebut semakin berkurang di setiap pekannya.

Sanksi yang datang bertubi-tubi ini membuat para pemain Chelsea harus fokus menjalani sisa pertandingan di musim ini. Chelsea masih memiliki kesempatan untuk bisa menjuarai gelar Liga Champions dan juga Piala FA. Pelatih Thomas Tuchel masih optimis anak asuhnya bisa meraih gelar juara meskipun ada masalah di luar lapangan. Dirinya menilai, apa yang terjadi pada Chelsea ini murni masalah bisnis dan berharap sepakbola bisa melindungi sanksi yang harus diterima Chelsea.

Asa Menyelamatkan Chelsea

Chelsea sebenarnya masih bisa diselamatkan, karena pemerintah Inggris masih mempertimbangkan untuk penjualan klub. Namun, dengan syarat Abramovich dilarang untuk mendapatkan keuntungan dalam bentuk apapun dari penjualan klub yang berbasis di London tersebut. Abramovich mematok harga 3 Miliar Pound untuk akuisisi Chelsea atau senilai Rp. 57 Triliun. Tercatat, ada 10 peminat yang akan mengakuisisi Chelsea dari Abramovich.

Chelsea masih memiliki beberapa pendapatan dari hasil pinjaman pemain ke klub lain, transfer pemain, dan juga dari hak siar pertandingan. Dana tersebut masih bisa digunakan untuk membayar gaji pemain dan juga staf hingga akhir musim ini. Selain itu, Chelsea masih menyisakan peluang untuk merebut 2 gelar musim ini yakni Piala FA dan Liga Champions, jika berhasil menjuarai 2 ajang tersebut, maka keuangan Chelsea masih bisa diselamatkan.

Baca juga :  Pintu Atletico Madrid Terbuka Untuk Messi

Angin Segar Bagi Tim Lawan

Embargo yang diterima oleh Chelsea memberikan angin segar bagi tim lawan. Kondisi mental sudah pasti mempengaruhi pemain, meskipun masalah utama berada di luar lapangan. Namun, bermain di kandang sendiri dengan kursi yang diisi oleh pendukung yang sudah membeli tiket terusan akan ikut mempengaruhi kondisi mental mereka.

Selain itu, beberapa pemain bintang Chelsea seperti Antonio Rudiger, Andreas Christensen dan Cesar Azpilicueta kontraknya akan berakhir pada musim panas ini. Mereka kemungkinan akan dilepas dengan status bebas transfer karena Chelsea tidak dapat melakukan bisnis transfer pemain di musim panas ini. Jika para pemain bintang tersebut tidak bisa melakukan perpanjangan kontrak, otomatis mereka akan berstatus bebas transfer yang menjadi target banyak klub untuk menggunakan jasanya.

Baca juga :  Krisis Striker Berkualitas, Barcelona Makin Getol Kejar Alexander Isak

Sekedar informasi, Chelsea setidaknya membutuhkan biaya sekitar 500.000 Poundsterling untuk bisa menyelenggarakan laga kandang di Stamford Bridge. Sementara untuk menjalani laga tandang, biaya pengeluaran Chelsea dibatasi dengan jumlah maksimal sebesar 20.000 poundsterling. Tentu saja hal ini akan memberikan masalah baru, sebab Chelsea masih harus menjalani laga tandang melawan Lille dalam lanjutan Liga Champions Leg ke 2 pada Maret ini.

Embargo bisnis yang dialami Chelsea ini lebih berat dibandingkan dengan FInancial Fair Play yang pernah dialami oleh Barcelona dan Manchester City. Chelsea masih harus memikirkan cara bagaimana untuk setidaknya menyelamatkan keuangan dari tim. Menjuarai ajang Liga Champions bisa menjadi jalan keluar di masa sulit Chelsea ini, meskipun dengan cara tersebut tidak bisa membantu secara keseluruhan. Namun setidaknya, Chelsea akan dinobatkan sebagai tim yang berprestasi di tengah pembatasan kegiatan bisnis yang diberikan oleh pemerintah Inggris kepada sang pemilik, Roman Abramovich. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Kisah Kelam Keluarga Pendiri Gucci

TELENEWS.ID – Rodolfo Gucci atau biasa dikenal dengan Maurizio D’Ancora merupakan pendiri dan pencipta brand Gucci. Pada awalnya Rodolfo membuat brand Gucci...

Telkomsel Merugi Setelah Investasi di GOTO, Kok Bisa ?

TELENEWS.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, Telkomsel melakukan investasi di PT Go To Gojek Tokopedia Tbk. Namun yang aneh...

Polemik Anggota TNI Aktif Dilantik Sebagai PJ Bupati

TELENEWS.ID – Pejabat pengganti Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun ini sudah banyak yang dilantik. Terakhir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian telah melantik...

Kedatangan Ten Hag Memberi Angin Segar Bagi Maguire dan Van De Beek

TELENEWS.ID - Erik Ten Hag secara resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Manchester United menggantikan Ralf Rangnick untuk musim 2022/2023. Erik datang ke...