Home Daerah Sumbar Terima Dana PEN Tahap II Sebesar Rp250 M untuk Dukung Sektor...

Sumbar Terima Dana PEN Tahap II Sebesar Rp250 M untuk Dukung Sektor UMKM

TELENEWS.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerima dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebesar Rp250 miliar untuk mendukung sektor UMKM di daerah. Dana tersebut ditempatkan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) atay Bank Nagari.

Dia menjelaskan, di Sumbar terdapat sekitar 590 ribu UMKM. Jika satu usaha menopang satu keluarga, maka lebih dari setengah penduduk Sumbar bergantung pada usaha itu.

“Karenanya dukungan berupa permodalan dari perbankan sangat dibutuhkan,” kata Mahyeldi.

Dikatakannya, Bank Nagari adalah salah satu BPD yang dipercayai Kementerian Keuangan untuk penyaluran PEN dan telah menunaikan tugas dengan cukup baik bahkan melewati target yang sudah ditetapkan. Mereka sebelumnya ditargetkan bisa menyalurkan PEN sekitar Rp500 miliar, ternyata Bank Nagari mampu untuk menyalurkan lebih dari tiga kali lipat.

Hal itu patut mendapatkan apresiasi dan bisa dilanjutkan pada penempatan dana PEN 2021, karena kebutuhan dana untuk mendorong sektor UMKM bisa selamat bahkan tumbuh di masa pandemi memang sagat besar.

Mahyeldi mengatakan perekonomian Sumbar pada 2021 telah tumbuh positif dari awalnya minus 1,6 persen pada 2020. Salah satu pendorongnya adalah dana PEN.

Karena itu ia berharap lebih banyak dana dari luar yang bisa masuk lewat berbagai macam program sehingga benar-benar membantu pulihnya perekonomian dari daerah. Dia menerangkan, penempatan dana PEN 2021 juga perlu difokuskan pada UMKM yang bergerak di bidang pertanian dan pangan.

Hal itu untuk mendukung ketahanan pangan tidak saja di Sumbar tetapi juga meluas pada enam provinsi di sekitar Sumbar.

“Sektor pertanian dan pangan Sumbar tidak hanya memasok kebutuhan di dalam provinsi, tetapi juga memasok kebutuhan luar provinsi seperti Riau, Kepri, Jambi dan beberapa provinsi lain. Karena itu, dengan membantu Sumbar, sejati pemerinta pusat juga telah membantu enam provinsi di sekitar Sumbar,” ujarnya.

Baca juga :  Kemenparekraf Hibahkan 2,4 T kepada Disparbud Jabar

Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan penyaluran penempatan dana PEN di Sumbar pada 2020 sudah dilaksanakan dengan baik dalam bentuk penyaluran kredit mikro hingga restrukturisasi kredit.

Dalam waktu enam bulan sesuai target yang diberikan sudah mampu memberikan dorongan kepada masyarakat untuk kembali bangkit, menghidupkan kembali usaha-usahanya sehingga dampaknya sudah dirasakan dalam pemulihan ekonomi Sumbar. .

Ia mengatakan dengan dana PEN, Bank Nagari bisa memberikan suku bunga yang lebih rendah 2,5-3 persen di bawah suku bunga yang berlaku di perbankan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan UMKM. (Taufik)

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...