Home Gaya hidup Kesehatan Suplemen Hijau vs Sayuran Asli

Suplemen Hijau vs Sayuran Asli

TELENEWS.ID – Sayur merupakan makanan wajib yang memenuhi nutrisi penting yang diperlukan tubuh. Bagi sebagian orang yang tidak menyukai sayur dan buah, suplemen hijau dari sayur-sayuran menjadi pilihan. Suplemen hijau juga mungkin menjadi pilihan untuk Anda yang memiliki mobilitas tinggi.

Suplemen hijau juga sering ditemukan mengandung nutrisi tambahan. Nutrisi tambahan tersebut di antaranya seperti probiotik, jamur, rempah-rempah, rumput laut, buah-buahan, rumput, herbal adaptogenik hingga protein.

Sebagian dari produk tersebut memiliki klaim bahan baku yang masih mentah, cold-pressed atau beku, sehingga seluruh komponen penting bisa tetap utuh meskipun harus melalui proses manufaktur yang membuat produk tetap awet.

Suplemen yang satu ini pun menjelma layaknya vitamin serba ada yang bisa menggantikan sayuran dan buah-buahan.

Lantas, muncul perdebatan oleh banyak pihak: apakah suplemen hijau memiliki nutrisi dan kandungan manfaat yang setara dengan sayuran dan buah-buahan yang asli?

Jawabannya adalah tidak!

Alasannya, karena yang membedakan sayuran dalam bentuk asli dengan bentuk pil adalah kandungan seratnya. Sayuran asli memiliki serat yang jauh lebih banyak dibanding suplemen hijau.

Serat memperlambat penyerapan zat-zat tidak penting yang berasal dari makanan yang kurang sehat, seperti gula dan alkohol. Serat berfungsi layaknya “sapu” yang membersihkan usus kecil kita dan menjaganya untuk tetap menjaga fungsi pencernaan dengan baik dan lancar.

Mengingat ada banyak sistem imun yang berada di usus, ditambah dengan usus memproduksi banyak hormon serotonin (hormon bahagia), maka kita wajib menjaga kesehatan usus kita. Dan salah satunya adalah dengan mengkonsumsi serat yang cukup.

Bagaimana dengan jus sayur?

Lantas, pertanyaan yang timbul berikutnya adalah, jika suplemen hijau tidak mengandung manfaat sebanyak sayur asli, bagaimana dengan jus hijau?

Sayangnya, jus hijau pun tidak memiliki kandungan serat sebanyak sayur asli. Meskipun secara proses lebih sehat dibanding suplemen, serat dalam sayuran tetap bisa hilang akibat proses juicing.

Memang, ada pilihan untuk menambahkan serat ke dalam jus sayur. Tapi serat tersebut adalah serat tambahan (tidak alami) dan biasanya hanya dalam kuantitas minimal. Sehingga, serat dalam jus sayur tetap tidak bisa menyaingi serat sayur dalam bentuk aslinya.

Baca juga :  Bahaya Obesitas pada Anak dan Cara Mengatasinya

Selain kehilangan serat, beberapa suplemen hijau juga harus diteliti dengan cermat. Karena, ada beberapa produk suplemen yang memiliki tingkat kadmium berlebihan dan melampaui konsentrat yang diperbolehkan.

Suplemen Hijau Tetap Memiliki Manfaat

Terlepas dari kandungan serat yang rendah dan kemungkinan memiliki kadmium, suplemen hijau masih bermanfaat untuk tubuh. Beberapa manfaat yang bisa didapat dari suplemen hijau antara lain dukungan untuk kekebalan tubuh, meminimalisir tekanan darah dan penangkal penyakit.

Sebagian besar sayuran hijau mengandung selenium dan vitamin A. Selenium membantu memodulasi sistem kekebalan tubuh kita dan mencegah serangan autoimun, sedangkan vitamin A memiliki efek anti inflamasi pada sistem kekebalan tubuh.

Mineral dalam suplemen hijau, seperti kalium dan kalsium, bermanfaat untuk tekanan darah tinggi (hipertensi). Sebuah studi menunjukkan, orang yang mengonsumsi suplemen hijau selama tiga bulan memiliki tekanan darah yang lebih baik.

Baca juga :  Dianggap Sumber Protein Tinggi, Jamur Jadi 'Primadona' Di Masa Pandemi

Suplemen hijau kaya akan vitamin C dan K, yang membuat kita tetap sehat dalam jangka panjang dan mencegah penyakit kronis. Vitamin-vitamin ini melawan penyakit dengan cara melawan oksidasi. Oksidasi dapat merusak sel-sel dalam tubuh yang membuatnya rentan terhadap penyakit dari luar.

Meskipun begitu, peneliti masih belum mengetahui seberapa baik antioksidan dapat melindungi kita dari penyakit dan tanda-tanda penuaan, tetapi para ahli kesehatan umumnya setuju antioksidan menyehatkan untuk dikonsumsi dan memberikan perlindungan dari penyakit.

Pada intinya, semuanya kembali pada pilihan masing-masing. Suplemen hijau memang memiliki manfaat, meskipun tidak sebanding dengan sayuran dalam bentuk aslinya. Jika Anda sudah memiliki kebiasaan diet hijau secara teratur, tidak ada salahnya juga jika ingin menambah nutrisi dengan suplemen hijau.

Namun, jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengkonsumsi sayuran, maka suplemen hijau bisa sangat bermanfaat untuk mengisi kebutuhan nutrisi sayuran, vitamin dan mineral ke dalam diet Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Jokowi: Mau Sampai Kapan Impor Terus?

TELENEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil meter atau DME di Kabupaten Muara Enim, Sumatera...

Kronologi OTT Kasus Korupsi Bupati Penajem Paser Utara

TELENEWS.ID - Nur Afifah Balqis sedang ramai menjadi perbincangan publik nasional akhir-akhir ini karena menjadi salah satu tersangka OTT KPK dan terlibat...

Kisruh Arteri Dahlan Mengancam Elektabilitas PDIP

TELENEWS.ID – Anggota komisi III DPR RI dari fraksi PDIP, Arteri Dahlan membuat gaduh Indonesia. Arteria meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot...

Kemanakah Ridwan Kamil Berlabuh Untuk Pilpres 2024 ?

TELENEWS.ID - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024. Namun hingga saat ini masih belum ada partai...