Home Gaya hidup Terungkap Penyebab Mengapa Pria Bertubuh Gemuk Susah untuk Punya Anak

Terungkap Penyebab Mengapa Pria Bertubuh Gemuk Susah untuk Punya Anak

TELENEWS.ID – Setelah 12 tahun menikah, pasangan artis Dea Anada dan Ariel Nidji akhirnya mengumumkan kabar bahagia. Pasangan selebritis ini mengumumkan mereka akan segera dikaruniai buah hati setelah lebih dari 10 tahun membina rumah tangga.

“Akhirnya aku dan @arielnidji diberi kepercayaan Tuhan untuk menjadi orang tua,” tulis Dea di akun Instagram miliknya. Wanita cantik ini mengungkapkan faktor kesehatannya dan suami memang menjadi salah satu alasan mengapa keduanya cukup lama akhirnya dikaruniai buah hati.

“Aku pernah punya beberapa masalah pada organ reproduksi, PCOS, endometriosis, dan hidrosalping” curhat Dea. “@arielnidji pun juga punya permasalahan pada hormonal (sperma kurang) karena pola hidup yang kurang sehat dan juga overweight” tambahnya lagi.

Melalui postingannya, Dea mengungkapkan bahwa masalah kesuburan bukan hanya tanggung jawab wanita sebagai seorang istri saja. “Di sini aku mau share kalau masalah kesuburan bukan cuma dari faktor perempuannya aja tetapi juga bisa dari faktor laki-lakinya,” ungkapnya.

Salah satu hal yang cukup menyita perhatian dari curhatan Dea adalah mengenai sang suami yang overweight dan menjalani pola hidup kurang sehat, yang menjadi salah satu faktor mengapa mereka butuh waktu lama untuk akhirnya menimang momongan.

Menurut sejumlah penelitian pria bertubuh gemuk atau cenderung overweight, mengeluhkan mengalami masalah kesuburan atau fertilitas. Sebuah studi baru yang ditulis oleh Jorge Chavarro, asisten profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health (HSPH), menemukan bahwa pria yang kelebihan berat badan dan obesitas lebih mungkin untuk menghasilkan jumlah sperma yang lebih rendah, atau bahkan tidak ada sperma sama sekali.

Jorge Chavarro menggabungkan data dari 14 penelitian yang melibatkan pria yang gemuk atau kelebihan berat badan, obesitas dan mereka yang memiliki berat badan normal. Mereka menemukan bahwa pria yang kelebihan berat badan 11% lebih mungkin memiliki sperma yang rendah dan 39 persen lebih mungkin tidak memiliki sperma saat ejakulasi.

Baca juga :  Trik Fashion Pria Berkulit Gelap

Sedangkan untuk mereka yang obesitas memiliki 42% kemungkinan jumlah sperma yang rendah dan 81% lebih mungkin untuk tidak menghasilkan sperma sama sekali.

Semakin tinggi indeks massa tubuh (BMI) pria, semakin besar kemungkinan dia memiliki jumlah sperma yang rendah. Ia juga cenderung mengalami penurunan kualitas dan pergerakan sperma. Faktor-faktor ini dapat membuat pasangan mereka jadi sulit untuk hamil, sementara kualitas sperma yang rendah juga dapat menyebabkan keguguran.

“Massa tubuh dalam kisaran “normal” yang ideal dikaitkan dengan konsentrasi sperma yang lebih tinggi, jumlah sperma total yang lebih tinggi, dan persentase sperma abnormal yang lebih rendah,” ujar Tina Kold Jensen, MD, PhD, peneliti dari University of Southern Denmark.

Kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Jika tubuh pria memiliki kelebihan berat badan, hormon testosteron pria berubah menjadi hormon estrogen wanita. Ketika seorang pria memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dari normal, testisnya cenderung tidak menghasilkan sperma.

Baca juga :  Benarkah Pola Makan Vegan Paling Sehat?

Meski begitu, kabar baiknya adalah bahwa dengan membuat beberapa perubahan pada gaya hidup seperti makan makanan sehat dan melakukan olahraga teratur, seorang pria dapat memiliki berat badan yang lebih ideal untuk meningkatkan peluang peningkatan jumlah sperma yang sehat.

Jika kamu atau pasangan mengalami kelebihan berat badan atau kegemukan, kehilangan bahkan beberapa kilo saja dapat meningkatkan peluang untuk segera memiliki keturunan. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ragam Tradisi Unik Penuh Makna Keluarga Tionghoa Dalam Menyambut Imlek

TELENEWS.ID - Tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imek atau tahun baru China pastinya memberi makna tertentu. Kali ini di tahun 2022, perayaan...

Status Kelurahan Krukut Tidak Lagi Zona Merah Covid 19, Micro Lockdown Dicabut

TELENEWS.ID - Banyak daerah khususnya di DKI Jakarta mendapat status level 2 dan juga menerapkan micro lockdown. Hanya saja semenjak varian Omicron...

Doyan Sindir Anies Baswedan, Wagub DKI Ke Giring: Tunjukkan Kinerja Dan Prestasi

TELENEWS.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal aksi saling sindir antara Gubernur Anies Baswedan dengan Ketua Umum...

Tidak Ada Tempat Bagi Koruptor, Indonesia – Singapura Tanda Tangan Perjanjian Ekstradisi

TELENEWS.ID - Sejak tahun 1998, Indonesia dan Singapura telah melakukan berkali-kali untuk mengukuhkan perjanjian ekstradisi untuk kedua negara namun selalu gagal. Diketahui...