Home Daerah Tindaklanjuti Kebocoran Data, Disdkcapil Bogor Audit Server

Tindaklanjuti Kebocoran Data, Disdkcapil Bogor Audit Server

TELENEWS.ID – Kabar yang beredar saat ini yaitu peretas (hacker) berhasil menjual data kependudukan Kota Bogor di situs web forum. Disdukscapil Kota Bogor pun langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Kominfo dan Kemendagri agar sistem server yang ada semakin kuat.

Sujatmiko selaku Kepala Disdukcapil Kota Bogor mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu informasi dari pihak Kemendagri perihal memperkuat sistem server tersebut.

Di lain pihak, seluruh layanan yang terkoneksi dengan internet publik sudah di nonaktifkan.

“Pihak kami masih menindaklanjuti hal tersebut selain juga memperkuat keamanan pusat dan daerah, kami juga sudah meminta server untuk diaudit jika terjadi kebocoran data dimana-mana,” ungkap Sujatmiko.

Sujatmiko menjelaskan seluruh data server kependudukan di Kota Bogor tidak terpusat di Pemerintah Pusat mengingat Disdukcapil yang mengelolanya. Lalu setiap Kabupaten atau Kota memiliki tanggung jawab masing-masing.

Namun, Disdukcapik masih menunggu informasi dari Dirjen Kemendagri perihal rekomendasi. Mereka pun masih belum bisa melakukan pergerakan tentang apa yang harus di tindaklanjuti sebagai dasar untuk melakukan perbaikan kedepannya.

Sujatmiko kembali menjelaskan bahwa firewall (pelindung) telah dibuat oleh Disdukcapil. Namun pihaknya tenu saja masih harus menunggu pengecekan langsung yang dilakukan oleh Kemendagri.

“Firewall kami tambah dan kami tingkatkan sejak kebocoran data terjadi sehingga kami memiliki pengamanan yang cukup berlapis. Kemudian kami akan tutup terlebih dulu hingga situasi benar-benar aman terkendali. Saat ini kami menggunakan aplikasi WA. Seluruh layanan online dan layanan keliling sementara ini kami hentikan namun masih berjalan secara manual,” ujarnya.

Kebocoran data ini terjadi setelah seorang pengguna dengan nama Raid Forums dan username GadiZ berhasil menjual data-data tersebut. Data penduduk Bekasi, Subang, Malang dan Kota Bogor tersebut tersebar di tiga thread yang berbeda yang ada di forum peretas tersebut.

Baca juga :  Walikota Pariaman Ajak Masyarakat Bertani Lewat Program Zero Lahan Tidur

Lembaga studi CISSRec melaporkan bahwa data yang terjual tersebut berjumlah sekitar 8.797.669 data penduduk. Dengan rincian Kota Bogor sejumlah 1.303.531 data penduduk, Subang 1.989.263, Kabupaten Bekasi sejumlah 2.339.060 dan Kabupaten Malang dengan data terbanyak yaitu 3.165.815. (Neidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Ladies, Kenali 6 Tanda Cowok Parasit yang Perlu Diwaspadai

TELENEWS.ID - Hubungan mantan pasangan Laura Anna dan Gaga Muhammad kembali memanas. Laura yang merasa dirugikan baik secara fisik maupun finansial, akhirnya...

Mengenal Situationship yang Bisa Menjebakmu Dalam Hubungan Toxic Tanpa Status

TELENEWS.ID - Apakah kamu memiliki seorang teman yang memperlakukan kamu dengan mesra, dan memberikan perhatian lebih dari seorang teman? Akan tetapi sayangnya,...

Hati-hati, Dokter Peringatkan Bahaya Memakai Celana Jeans Ketat Bagi Organ Intim Wanita

TELENEWS.ID - Praktis, stylish dan bisa dipadukan dengan jenis busana apa saja membuat celana jeans menjadi salah satu item fashion favorit kaum...

Manchester United Ditangan Ralf Rangnick, Apakah Mampu Bersaing?

TELENEWS.ID - Belakangan nama Ralf Rangnick mencuat di kancah dunia sepak bola untuk menjadi juru taktik klub Manchester United. Seperti diketahui bersama,...