Home Ekonomi Pariwisata TMII Direvitalisasi, Kini Dikelola Oleh Badan Pengelola Prambanan dan Borobudur

TMII Direvitalisasi, Kini Dikelola Oleh Badan Pengelola Prambanan dan Borobudur

TELENEWS.ID – Kepengelolaan objek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang berlokasi di Jakarta Timur telah berpindah tangan.

Objek wisata yang memiliki luasan sekitar 150 hektar tersebut saat ini telah berganti kepengurusan setelah diakuisisi oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) atau yang lebih dikenal dengan PT TWC sejak 1 Juli 2021. Berita tersebut telah dirilis dalam akun resmi Instagram PT TWC beberapa hari yang lalu.

Dalam akun tersebut tertulis bahwa Setya Utama selaku Sekretaris Menteri Sekretariat Negara menjelaskan bahwa kerja sama pengelolaan TMII telah diresmikan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) kepada PT TWC. Kerja yang sama yang disetujui adalah bentuk Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).

Selama kerja sama tersebut berlangsung, Kemensetneg tetap menjadi pemilik objek KSP. Tidak boleh ada penjaminan dan pengalihan dari pihak PT TWC kepada pihak lain.

“Fase baru pengelolaan TMII oleh PT TWC ditandai sejak tanggal 1 Juli 2021. Babak baru ini juga sekaligus menjadi akhir kerja sama para direksi TMII yang dulu. Namun status kepegawaian masih bisa dipekerjakan kembali merujuk pada Perpres (Peraturan Presiden) dengan pola yang berlaku sesuai dengan pengelolaan BUMN,” ujar Setya.

Setya menambahkan bahwa konsep pengembangan TMII telah dikelola oleh PT TWC merunut pada Perpres 19 Tahun 2021 perihal Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mengubah TMII menjadi area yang eksklusif untuk menikmati budaya negeri ini adalah salah satu fokusnya.

Selain dari pada itu, proyek revitalisasi TMII ini juga akan memiliki konsep yang cukup unik yaitu Indonesia Opera. Nantinya, budaya serta kekayaan potensi daerah yang ada di Indonesia akan diangkat secara inspiratif dan relevan.

Baca juga :  Pemerintah Rebut Satu-persatu Aset Negara Dari Keluarga Cendana

Alasan terpilihnya PT TWC, jelas Setya, adalah masih ada hubungannya dengan usaha untuk melestarikan budaya bangsa ini.

“PT TWC kami pilih untuk menjadi pengelola TMII sebagai BUMN seutuhnya. Kami tidak memberikan hak kelola kepada perusahaan swasta yang bisa saja memberikan keuntungan lebih masif kepada negara. Namun kami tidak memiliki tujuan untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya. Kami memiliki misi yang sangat mulia yaitu untuk terus melestarikan budaya lewat pariwisata yang memang telah menjadi ciri khas dari TMII,” ujarnya.

Dengan diambil alihnya pengelolaan TMII oleh BUMN, maka hal tersebut menjadi sebuah penanda akhir dari kekuasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita merujuk kepada Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1977. (Neidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Desa Wisata Ini Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022, Yuk Simak Apa Saja Daftarnya

TELENEWS.ID - Banyak solusi ketika Anda ingin mencari destinasi liburan bersama keluarga ataupun teman-teman dengan tema desa wisata. Saat ini trend mengunjungi...

Pemerintah Enggan Rekrut CPNS di Tahun 2022, Ternyata Ini Alasannya

TELENEWS.ID - Banyak informasi mengenai Pemerintah yang tidak akan melakukan perekrutan CPNS di tahun 2022. Kemudian dari aspek penambahan jumlah ASN juga...

Salah Satunya Bikin Awet Muda, 5 Alasan Kamu Harus Pakai Serum Vitamin C Mulai Dari Sekarang!

TELENEWS.ID - Serum menjadi salah satu skincare yang sekarang menjadi salah satu kebutuhan wanita masa kini. Rasanya perawatan wajah tak akan lengkap...

Berkaca Dari Supir Kecelakaan Maut Balikpapan, Ini 5 Tips Agar Tak Bangun Kesiangan

TELENEWS.ID - Berbagai fakta mengejutkan terungkap pasca kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pagi. Salah satunya,...