Home Metropolitan Ubah Rumah Sakit Menjadi Rumah Sehat, Apa Urgensinya?

Ubah Rumah Sakit Menjadi Rumah Sehat, Apa Urgensinya?

TELENEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengubah nama rumah sakit menjadi rumah sehat pada Rabu, (03/08/2022) lalu. Hal itu menimbulkan pertanyaan dari beberapa tokoh politik, salah satunya adalah Gilbert Simanjuntak, Anggota DPRD DKI Jakarta.

“Kalau mau dibikin perubahan nama itu ya yang harus diubah itu kondisi dalamnya. Bukan namanya. Sekarang apa yang diharapkan dengan perubahan menjadi rumah sehat?” Ungkap Gilbert di Jakarta, pada Kamis (04/08/2022) kemarin.

Gilbert menambahkan, perubahan nama tersebut seharusnya tidak dilakukan karena akan menimbulkan kerancuan. Nama rumah sakit sudah menjadi sebuah tata nama yang disetujui sejak puluhan tahun lalu, dan bukan diberi nama rumah sehat.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta seharusnya tidak hanya mengganti nama saja, namun juga harus dibarengi dengan program pembangunan dan juga pelayanan yang nantinya akan berdampak kepada masyarakat secara langsung.

“Yang terasa langsung gitu kesuksesannya di tengah masyarakat. Bukan cuma ganti ganti nama, kemarin nama jalan sekarang rumah sakit. Stop deh bikin kebijakan ngawur,” kata Prasetio.

Perubahan nama Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) menjadi Rumah Sehat diresmikan oleh Anies Baswedan untuk lima wilayah yang ada di ibukota. Perubahan nama tersebut juga akan dilakukan kepada 31 rumah sakit milik pemerintah yang ada di wilayah DKI Jakarta. Akan tetapi, untuk rumah sakit milik swasta, belum ada rencana untuk mengganti namanya menjadi rumah sehat.

“Selama ini RS kita berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif sehingga datang karena sakit jadi datang untuk sembuh untuk sembuh itu harus sakit dulu,” kata Anies, seperti dikutip dari Antara.

Salah satu pernyataan Anies yang membuat bingung banyak pihak adalah menyebut bahwa perubahan nama itu dilakukan untuk mengubah pola pikir warga mengenai rumah sakit itu sendiri. Nantinya, Anies berharap masyarakat tidak mendatangi rumah sakit dalam kondisi sakit saja, namun juga dalam kondisi sehat.

Baca juga :  Kualitas Udara Jakarta Buruk, Apa Langkah Pemprov DKI?

DIhubungi terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa sebelum melakukan perubahan, Anies sudah terlebih dahulu berbicara kepadanya. Budi menuturkan bahwa Pemprov DKI Jakarta hanya melakukan branding dan mengubah logo. Sementara, aktanya tetap rumah sakit. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Deretan Destinasi Incaran Wisatawan Berkonsep Alam dan Budaya di Papua, Simak Daftarnya

TELENEWS.ID - Berbicara seputar deretan tempat wisata unggulan sekaligus menjadi incaran semua wisatawan lokal sampai mancanegara pastinya memberi penawaran menarik.

Dianggap Berjasa, Layakkah Brigadir Yoshua Diangkat Sebagai Pahlawan?

TELENEWS.ID - Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Brigadir Josua sebagai pahlawan pada peringatan HUT...

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...