Home Daerah Unik, Kabupaten Purwakarta Terapkan Bayar PBB Dengan Pohon Pisang

Unik, Kabupaten Purwakarta Terapkan Bayar PBB Dengan Pohon Pisang

TELENEWS.ID – Beberapa program dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bertujuan untuk meningkatkan dan mensejahterakan perekonomian para warga yang ada di pedesaan. Salah satu hal yang dilakukan adalah percepatan digitalisasi terutama di masa pandemi ini untuk merangsang para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar tetap bertahan.

BUMDes Pangkalan Tandang yang terletak di Kabupaten Purwakarta memiliki cara yang cukup unik yaitu dengan cara menerapkan OBOM atau One Banana One Home.

Atep Sulaeman selaku Direktur BUMDes Pangkalan Tandang Kabupaten Purwakarta mengungkapkan bahwa program OBOM ini semata untuk membuat sebuah terobosan baru di masa pandemi seperti sekarang ini.

Program yang diterapkan adalah menanam satu pohon pisang untuk minimal satu rumah warga. Kemudian pisang yang sudah matang akan disetorkan kepada BUMDes sebagai pemberdayaan UMKM yang ada.

Atep pun menjelaskan bahwa komitmen telah dibuat dimana setiap hasil penjualan pisang tersebut akan dipergunakan untuk membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB).

“Jadi BUMDes akan menerima hasil penjualan pisang, lalu dipergunakan untuk pembayaran Pajak Bumi Bangunan,” ujarnya. Pisang yang diterima oleh BUMDes masih dalam bentuk buah. Kemudian BUMDes akan bekerja sama dengan UMKM yang ada di desa untuk mengolahnya menjadi aneka olahan pisang.

BUMDes pun saat ini telah melakukan beberapa pelatihan untuk dapat membantu UMKM melebarkan sayap mereka lewat digitalisasi.

Selain melalui pelatihan tersebut, Atep pun mengharapkan agar masyarakat setempat dapat menerima bantuan agar lebih inovatif lagi untuk mengolah pisang yang menjadi bahan bakunya.

Saat ini sudah lebih dari 500 orang yang bergabung menjadi anggota BUMDes. Atep pun mengakui bahwa adanya pelatihan tersebut membuat para warga mengetahui lebih mendalam tentang perkembangan pangsa pasar yang ada.

Baca juga :  Ratusan Lubang Tambang di Kalimantan Tak Direklamasi

“Kami juga memberikan pelatihan tata cara mengemas pangsa pasar itu sendiri selain juga mengetahui ruang lingkup kota dan lebih luas lagi yaitu nasional,” tutup Atep.

Dengan adanya terobosan seperti ini membuat desa juga bisa berkembang dengan pesat dan yang lebih penting adalah membuat desa menjadi mandiri. Apa yang dilakukan oleh BUMDes Pangkalan Tandang ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya agar bisa berkembang dan maju. (Neidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berkaca Pada Celine Evangelista, Begini Cara Menciptakan Hubungan yang Sehat dengan Ibu

TELENEWS.ID - Hubungan Celine Evangelita dengan ibundanya, Vicentia Nurul kembali memanas. Belum lama ini Vicentia membongkar aib Celine, terkait kandasnya rumah tangga...

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID - Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital...

Jangan Panik, Ini Tips untuk Mengatasi Anak-anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

TELENEWS.ID - Anak-anak memang tidak begitu menyukai buah dan sayuran. Padahal kedua jenis makanan itu merupakan sumber serat yang baik bagi kesehatan...

Rachmat Gobel Diisukan Jadi Menteri Pertanian?

TELENEWS.ID - Nama Rachmat Gobel belakang santer diisukan akan menjadi jajaran kabinet Presiden Jokowi. Rumor tersebut adalah pertimbangan dari beberapa pengamat politik...