Home Gaya hidup Ini 4 Alasan Unik Penyebab Sering Mimpi Buruk di Malam Hari

Ini 4 Alasan Unik Penyebab Sering Mimpi Buruk di Malam Hari

TELENEWS.ID – Setiap orang ingin tidur dengan lelap, tanpa terganggu dengan mimpi buruk yang membuat mereka terbangun tengah malam. Namun tahukah kamu bahwa beberapa orang sulit mendapatkan tidur yang berkualitas, karena sering diganggu mimpi buruk yang datang berulang kali.

Uniknya banyak orang yang mengalami mimpi buruk tidak mengetahui apa yang menyebabkan mereka bermimpi buruk. Memang, penelitian menunjukkan bahwa mimpi buruk sering dikaitkan dengan kebutuhan psikologis yang tidak terpenuhi, dan/atau frustrasi dengan pengalaman hidup.

Namun hubungan itu tidak selalu mudah dibuat, kecuali dalam kasus trauma; mimpi buruk kita cenderung mencerminkan masalah kita melalui metafora daripada representasi literal.

Akan tetapi jika kamu penasaran apa yang memicu kamu mengalami mimpi buruk terus menerus, maka beberapa hal ini mungkin saja menjadi salah satu pemicunya!

  1. Konsumsi alkohol, drugs, obat-obatan medis dan suplemen
    Meskipun alkohol dapat membantu orang tidur nyenyak pada awalnya “karena kadar alkohol dalam darah berkurang”, yang terjadi sebaliknya: mereka akan mengalami tidur lebih dangkal dan lebih sering bangun. Ketika kadar alkohol dalam darah turun, orang akan mengalami tidur yang lebih dangkal dan bangun lebih sering. “Kondisi ini dapat menyebabkan lebih banyak tidur REM atau gerakan mata cepat, yang memicu mimpi buruk dan mimpi yang jelas,” kata Phil Lawlor, ahli tidur di perusahaan kasur Dormeo.

Selain alkohol, konsumsi obat-obatan sejenis drugs atau antidepresan dan penenang juga bisa memicu munculnya mimpi buruk. Mimpi buruk juga dapat diinduksi setelah terpapar obat-obatan yang mempengaruhi neurotransmiter norepinefrin, serotonin, dan dopamin.

Penggunaan suplemen dan beberapa pengobatan medis tertentu ternyata memiliki efek yang sama dengan alkohol dan drugs. Melatonin, suplemen yang dapat membantu tertidur, juga dapat menyebabkan mimpi buruk. “Ada hubungan melatonin tingkat tinggi yang menyebabkan mimpi buruk, karena kita cenderung tidak meninggalkan cukup waktu transisi antara bangun dan tidur,” jelas Lawlor.

  1. Makan besar sebelum tidur
    Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan risiko mimpi buruk. Dalam sebuah penelitian, 9,5% orang melaporkan bahwa makan larut malam sebelum tidur, mempengaruhi isi mimpi mereka.
Baca juga :  Ladies, Peneliti Bilang Minum Kopi Bisa Membantu Kamu Jadi Langsing Lho!

Makan dalam jumlah banyak sebelum tidur tidak hanya meningkatkan kemungkinan penambahan berat badan, tetapi juga mimpi buruk. Rupanya, makan larut malam memberi sinyal pada otak untuk lebih aktif, yang dapat menyebabkan mimpi buruk yang lebih jelas.

“Ini karena tubuh akan bekerja keras untuk memecah makanan dan akan mengirim sinyal ke otak untuk lebih aktif sehingga dapat memicu mimpi buruk,” kata Lawlor. “Selain itu, makanan dapat mengganggu pola tidur karena keringat malam dan refluks asam. Makanan manis dan makanan pedas dapat memicu lebih banyak gelombang otak yang secara langsung terkait dengan gangguan tidur” tambahnya lagi.

  1. Stress dan kecemasan
    Tentu saja stress dan mengalami anxiety atau gangguan kecemasan punya peran besar dalam memicu munculnya mimpi buruk. “Kecemasan dan stres yang disebabkan oleh situasi traumatis atau mengkhawatirkan dapat memicu mimpi buruk. Ini karena pikiran bawah sadar akan mengubah pikiran yang traumatis menjadi cerita yang menakutkan, dan cerita yang tidak menyenangkan,” kata Lawlor.
Baca juga :  Ketahui Sejarah dan Bahaya di balik Nikmatnya Gorengan

Terkadang tekanan kehidupan sehari-hari, seperti masalah di rumah atau sekolah, memicu mimpi buruk. Perubahan besar, seperti pindah atau kematian orang yang dicintai, dapat memiliki efek yang sama.

  1. Tidur telentang
    Tahukah kamu bahwa tidur dengan posisi telentang juga bisa memicu munculnya mimpi buruk? Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur telentang mungkin juga lebih sulit mengingat mimpinya.

“Tidur telentang dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Ketika kamu berada di fase REM, kekurangan udara dapat memicu mimpi buruk, seperti dikejar, mati lemas, atau tenggelam” ujar Lawlor.

Meskipun begitu, kamu tetap bisa berubah posisi tidur secara tak sadar dan mungkin saja hal itu akan membantumu untuk mengurangi potensi bermimpi buruk. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Deretan Destinasi Incaran Wisatawan Berkonsep Alam dan Budaya di Papua, Simak Daftarnya

TELENEWS.ID - Berbicara seputar deretan tempat wisata unggulan sekaligus menjadi incaran semua wisatawan lokal sampai mancanegara pastinya memberi penawaran menarik.

Dianggap Berjasa, Layakkah Brigadir Yoshua Diangkat Sebagai Pahlawan?

TELENEWS.ID - Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Brigadir Josua sebagai pahlawan pada peringatan HUT...

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...