Home Nasional Kementerian Agama dan PGI Buka Suara Terkait Pernyataan Saifuddin Ibrahim

Kementerian Agama dan PGI Buka Suara Terkait Pernyataan Saifuddin Ibrahim

TELENEWS.ID – Isu mengenai keagamaan sekarang ini menjadi sebuah isu yang sensitif untuk dibahas. Kebebasan berpendapat membuat banyak pihak berani menggunakan isu agama sebagai salah satu jalan untuk menjaring popularitas atau sekedar eksis di media sosial. Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama untuk menghapus 300 ayat dalam Al-Qur’an.

Tidak hanya melontarkan kalimat yang dianggap menyinggung umat Muslim, dirinya juga menyebut bahwa teroris datang dari kalangan pesantren. Tentu saja, pernyataan ini memicu respons dari berbagai macam pihak, tidak terkecuali dari Kementerian Agama melalui Isfah Abidal Aziz yang menjabat sebagai stafsus Menteri.

“Kita meminta kepada seluruh pihak masyarakat untuk hormati hal-hal yang mendasar terkait dengan keyakinan agama lain,” katanya ketika dihubungi oleh MNC Portal pada Senin (14/03/2022) lalu. Dirinya menambahkan bahwa di lingkungan pesantren justru bukan tempat untuk mencetak kader teroris, melainkan tempat untuk membina santri agar mengembangkan prinsip cinta tanah air sebagian dari Iman.

Isfah meminta kepada Saifuddin untuk terlebih dahulu bertabayyun, yakni mempelajari, kemudian mengkaji lebih dalam lagi mengenai apa itu pesantren, dan bagaimana sistem pendidikan di pesantren itu sebelum dirinya berkomentar mengenai pesantren. Apalagi jika dikaitkan dengan isu terorisme yang sekarang ini menjadi salah satu permasalahan sensitif di Indonesia

Pendeta Saifuddin Ibrahim atau Abraham Ben Moses bukan kali ini saja melontarkan pernyataan yang kontroversial. Sebelumnya, dirinya pernah dijatuhi vonis 4 tahun penjara oleh hakim Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang. Dirinya menjadi tersangka dalam kasus ujaran kebencian terhadap suatu agama di akun media sosial Facebook.

Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) menyebut bahwa Saifuddin Ibrahim tidak ada kaitannya dengan PGI dan juga gereja. Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow kepada awak media menyebut bahwa pernyataan Saifuddin merupakan pernyataan pribadi dan kebetulan menyebut diri sebagai pendeta.

Baca juga :  Perubahan Nama GKI Yasmin Menjadi Abdullan bin Nuh Tuai Kontroversi

“PGI berharap umat Islam tak terprovokasi oleh berita seperti itu. PGI juga berharap berita itu tidak digunakan oleh kelompok tertentu untuk membuat gaduh dan memperkeruh situasi kerukunan kita,” ujarnya. (Latief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...

Pertamina Jadi Perusahaan RI Satu-satunya Masuk ke Fortune Global 500, yuk Simak Faktanya

TELENEWS.ID - Sejumlah prestasi dan kontribusi Pertamina untuk menyediakan energi bagi masyarakat Indonesia masih terus ditingkatkan. Bentuk prestasi Pertamina...

Mentan Sarankan Masyarakat Konsumsi Singkong untuk Gantikan Gandum yang Semakin Mahal

TELENEWS.ID - Kondisi harga gandum secara global mengalami perubahan dan meningkat lebih mahal karena kondisi perang Rusia-Ukraina. Alhasil dari...