Home Gaya hidup Merasa Stress Kembali Kerja Setelah Libur Lebaran? Awas Kamu Kena Post-Holiday Blues!

Merasa Stress Kembali Kerja Setelah Libur Lebaran? Awas Kamu Kena Post-Holiday Blues!

TELENEWS.ID – Libur Lebaran telah usia, ini saatnya kita kembali ke aktivitas dan rutinitas normal seperti sebelumnya. Namun apakah kamu merasa cemas, stress dan bahkan was-was kembali kerja setelah menjalani liburan?

Kita berharap kembali kerja dengan kondisi yang fresh dan mental yang sehat setelah menjalani liburan, apalagi yang cukup panjang seperti libur Lebaran. Namun alih-alih merasa segar, justru banyak orang yang mengaku mengalami kecemasan dan stress saat harus kembali bekerja.

Jika ini juga yang kamu rasakan, maka mungkin saja saat ini kamu sedang mengalami “Post-Holiday Blues”. Post-holiday blues biasanya mengacu pada tekanan mental jangka pendek, kecemasan, dan kesedihan yang muncul setelah liburan. Ini adalah jenis suasana hati yang mungkin dialami orang yang pulang dari perjalanan panjang (biasanya liburan). Sangat normal untuk merasakan kekecewaan setelah liburan, tidak peduli berapa lama atau seberapa menyenangkan liburan itu.

Dr. David Ballard, Direktur American Psychological Association’s Center for Organizational Excellence mengatakan ada kaitan psikologis antara liburan dan perasaan seseorang setelah kembali kerja. Dr. Ballard mengatakan liburan sejatinya membantu seseorang untuk lebih siap dan fresh saat kembali bekerja.

“Kami ingin melihat aspek psikologisnya bagaimana kaitannya dengan stres kerja, dan perbedaan apa yang kami lihat saat orang kembali dari liburan dan berapa lama mereka bertahan” kata Dr. Ballard. “Apa yang kami temukan adalah bahwa sebagian besar orang mendapat manfaat dari waktu liburan. Ketika mereka kembali mereka tidak terlalu stres, merasa lebih termotivasi, dan kualitas kerja serta produktivitas mereka lebih baik,” tambahnya.

Namun ternyata tak semua orang mengalami hal tersebut. Semangat kerja itu hanya bertahan beberapa hari saja, bahkan ada yang langsung mengalami post holiday blues saat mereka kembali bekerja.

“Tetapi pada sisi negatifnya dari liburan ini. Untuk hampir dua pertiga karyawan, efek positif itu hilang dalam beberapa hari setelah kembali bekerja. 21% peserta penelitian mengatakan mereka merasa tegang atau stres saat berlibur, dan 42% melaporkan bahwa mereka takut kembali bekerja” ujar Dr. Ballard menambahkan.

Baca juga :  Tidak Selalu Buruk, Ternyata Ini 3 Manfaat Dari Kebiasaan Overthinking

Dr. Ballard mengatakan perasaan stress, cemas, sedih dan depresi saat masuk kerja setelah liburan, dikarenakan kita tahu bahwa sudah ada banyak pekerjaan yang menanti.

“Penelitian menunjukkan bahwa ketika orang kembali bekerja dan ada segunung pekerjaan yang menunggu mereka, maka perasaan bahagia yang mereka peroleh saat liburan akan menghilang lebih cepat. Jika kamu mulai mengkhawatirkan hal itu saat liburan berakhir, kondisi itu memakan pengalaman liburan yang menyenangkan. Kamu akan terpaksa kembali bekerja ketika merasa belum pulih dari stress sebelumnya” ungkap dokter Ballard lagi.

Untuk mengatasi kondisi ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya kamu bisa membuat rencana mengenai apa saja yang akan kamu kerjakan lebih dahulu dan bisa ditunda. Uniknya banyak orang yang bahkan sudah memiliki perencanaan ini sebelum berangkat liburan.

Yang kedua, kamu bisa memulai untuk merapikan dan membersihkan meja atau lingkungan kerjamu. Menurut Association for Psychological Science, menciptakan ruang kerja yang rapi dan lebih bersih, dapat meningkatkan mood seseorang. Ini adalah langkah-langkah yang sangat sederhana yang dapat langsung mengurangi kecemasan pasca-liburan, ketika kamu kembali bekerja.

Baca juga :  Jadi Juru Bicara Pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia, Gaya Formal Nan Anggun Maudy Ayunda Jadi Sorotan

Selain itu kamu juga harus cukup tidur, untuk mengurangi perasaan stress dan was-was saat kembali kerja. Tidur penting untuk menjaga tingkat kecemasan atau stres pada level terendah. Kamu mungkin kurang tidur selama liburan, karena tingginya tingkat aktivitas dan kegembiraan. Penting untuk mengembalikan tidur ke ritme normal, agar kamu bisa tetap efektif di tempat kerja.

Selain itu, kamu juga bisa berbagi pengalaman dengan rekan kerja yang lainnya, untuk membuatmu kembali relaks dan siap untuk bekerja lagi. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Tips Makeup Simpel untuk Datang ke Kondangan Pernikahan

TELENEWS.ID - Datang ke kondangan pernikahan menjadi hal yang cukup tricky untuk kaum Hawa. Selain harus memilih busana apa yang tepat untuk...

Kata Ahli, 5 Jenis Makanan Ini Harus Dikonsumsi Anak Setiap Hari

TELENEWS.ID - Orangtua akan melakukan segala cara agar buah hati mereka mendapatkan yang terbaik. Termasuk dalam urusan gizi dan kesehatan. Salah satunya...

Rakernas Partai Pelita Dihadiri Gatot Nurmantyo dan Ahmad Riza Patria

TELENEWS.ID – Pada Senin (16/05/2022) Partai baru, Partai Pelita mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Pada acara...

Wajarkah Merasa Cemas Setelah Jokowi Perbolehkan Lepas Masker di Area Terbuka? Ini Penjelasannya!

TELENEWS.ID - Presiden Jokowi mulai melonggarkan aturan penggunaan masker di ruangan terbuka. Presiden menyampaikan hal ini melalui video pernyataan pers yang disiarkan...