Home Gaya hidup Anak Mawar AFI Ingin Balas Dendam ke Ayah, 6 Cara Membantu Anak...

Anak Mawar AFI Ingin Balas Dendam ke Ayah, 6 Cara Membantu Anak Hadapi Perceraian Orangtua

TELENEWS.ID – Perpisahan Mawar AFI dengan sang suami, Stenlo Ricardo menyisakan luka mendalam di hati anak-anak mantan penyanyi tahun 2000an tersebut.

Apalagi rupanya menurut Mawar, sang anak tahu mengenai isu perselingkuhan sang mantan suami dengan Susi sang babysitter. Mawar mengungkapkan bahwa anaknya terutama si sulung sangat terluka, bahkan di usia yang muda itu mengatakan ingin balas dendam ke ayah dan ibu tirinya itu.

“Yang paling memukul saya adalah anak yang nomor satu karena sudah bisa berkomunikasi dua arah secara langsung. Yang bikin saya emosi ya itu, anaknya WA” cerita Mawar AFI.

“Anak saya sampe ngomong ‘I will get my revenge, saya mau balas dendam. Saya bilang ‘No, nggak boleh. Abang anak soleh, nggak pernah ibu dan didi ajarin balas dendam, itu sifat nggak bagus’. Tapi dia sangat marah sama Nanny” ujar Mawar sambil menahan tangis.

Mawar sendiri mengaku sangat sedih mengetahui bahwa putranya memiliki keinginan balas dendam pada snag ayah dan babysitternya itu. “Ketika dia bilang gitu, hati saya bukan bangga, tapi lebih ke sakit. Anak gue berarti se-luka, dalem banget loh lukanya sampai begitu,” tutup Mawar

Memang tak dapat dipungkiri bahwa perpisahan merupakan hal yang menyakitkan tak hanya bagi pasangan yang bercerai, namun juga anak-anak mereka. Anak tentu menjadi pihak yang paling dirugikan dan menderita saat kedua orangtuanya bercerai.

Mereka sering merasakan rasa bersalah dan bertanggung jawab, meskipun mereka tidak ada hubungannya dengan keputusan orang dewasa untuk mengakhiri pernikahan. Sebagai orang tua, kita ingin melakukan segala cara untuk merawat dan melindungi anak-anak. Jadi, apa cara terbaik untuk membantu anak-anak menghadapi perceraian orangtua mereka?

  1. Bicara dengan mereka
    Memang bukan hal yang mudah untuk bicara dengan anak mengenai perceraian. Akan tetapi mau tidak mau ini adalah hal yang harus dilakukan. “Memberitahu anak-anak tentang perceraian atau perpisahan adalah percakapan yang sulit, tetapi percakapan penting yang tidak boleh ditunda. Anak-anak sangat cerdas, dan mungkin sangat merasakan ketegangan di rumah, jadi penting bagi ibu dan ayah untuk mengatasi kekhawatiran mereka segera mungkin” begitu saran Nathalie C. Theodore, JD, LCSW seorang terapis keluarga dan pekerja sosial.
  2. Yakinkan mereka bahwa cinta orangtuanya tak akan berubah
    Bagi anak yang sudah cukup dewasa, perceraian dianggap sebagai sesuatu hal yang akan membuat mereka kehilangan kasih sayang salah satu orangtuanya. Kate Engler, LMFT, LPC seorang terapis dan penasihat pernikahan memberikan sarannya. “Ketika memutuskan bagaimana memberi tahu anak-anak tentang perceraian, pesan terpenting yang harus disampaikan adalah bahwa mereka akan tetap dicintai. Beri tahu mereka itu adalah jenis cinta yang tidak akan pernah berakhir, terlepas dari apa yang terjadi di antara orang tua” ujar Kate.
  3. Biarkan anak mengekspresikan emosi mereka
    Bingung, takut hingga marah seperti yang dirasakan oleh anak Mawar AFI, lumrah dialami oleh anak-anak korban perceraian orangtua mereka. Meski mereka masih kecil, bukan berarti orangtua menekan emosi mereka. Justru orangtua sebaiknya membiarkan anak mengekspresikan perasaan mereka terhadap perceraian orangtuanya. “Penting bagi anak Anda untuk merasa bebas menyuarakan perasaannya,” kata terapis M. Gary Neuman. “Mengekspresikan diri memberi anak-anak rasa pemberdayaan dan dapat membantu meringankan frustrasi mereka,” kata Neuman.
  4. Yakinkan anak bahwa perceraian ini bukan salah mereka
    Anak-anak cenderung percaya bahwa perilaku atau pikiran mereka menyebabkan peristiwa buruk terjadi. Mereka perlu tahu bahwa orang dewasa telah membuat keputusan ini berdasarkan hubungan mereka, dan itu sama sekali bukan salah mereka sebagai anak.
  5. Hindari berbicara buruk mengenai mantan pasangan
    Hindari berbicara buruk tentang atau menyalahkan mantan pasangan, bahkan jika kamu marah. Anak-anak mencintai dan membutuhkan kedua orangtuanya. Mereka dapat dengan mudah mengalami konflik dan merasa buruk, jika diminta”berpihak” pada salah satu orangtua mereka. Anak perlu merasa kedua orang tuanya berharga, karena setiap anak adalah gabungan dari kedua orang tuanya.
Baca juga :  Penolakan Sejak Dalam Kandungan Dapat Dirasakan Oleh Janin, Ini Dampaknya Setelah Lahir
Baca juga :  Hii! Cacing Pita 18 Meter Hidup di Tubuh Seorang Lansia 67 Tahun!

Itu 5 cara yang bisa dicoba untuk membantu anak menghadapi perceraian orangtua mereka. (Yuyun Amalia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Thomas Cup 2022 Usai, Ternyata Ada Skor Tertukar Sampai Pamitnya Mohammad Ahsan

TELENEWS.ID – Thomas Cup 2022 telah usai, secara mengejutkan Tim Thomas Cup India dan Tim Uber Cup Korea Selatan berhasil keluar sebagai...

Tips Makeup Simpel untuk Datang ke Kondangan Pernikahan

TELENEWS.ID - Datang ke kondangan pernikahan menjadi hal yang cukup tricky untuk kaum Hawa. Selain harus memilih busana apa yang tepat untuk...

Kata Ahli, 5 Jenis Makanan Ini Harus Dikonsumsi Anak Setiap Hari

TELENEWS.ID - Orangtua akan melakukan segala cara agar buah hati mereka mendapatkan yang terbaik. Termasuk dalam urusan gizi dan kesehatan. Salah satunya...

Rakernas Partai Pelita Dihadiri Gatot Nurmantyo dan Ahmad Riza Patria

TELENEWS.ID – Pada Senin (16/05/2022) Partai baru, Partai Pelita mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Pada acara...