Home Metropolitan Pembangunan Prespektif Ekonomi Dari Pembangunan Stasiun Kereta Cepat Di Padalarang

Prespektif Ekonomi Dari Pembangunan Stasiun Kereta Cepat Di Padalarang

TELENEWS.ID – Rencana pembangunan MRT di Indonesia sudah berjalan bahkan di DKI Jakarta sendiri MRT sudah beroperasi di beberapa daerah. Proyek ini sudah mulai proses pembangunan di Jakarta, sebut saja seperti di Lebak Bulus dan Dukuh Atas.

Diluar DKI Jakarta sendiri, pemerintah pusat juga sudah merencanakan pembangunan MRT dan LRT di Bandung dan wilayah Jabodetabek lain. Selain MRT dan LRT, pemerintah pusat juga akan membangun kereta cepat dan penambahan bandara.

Diharapkan dengan tumbuhnya infrastruktur dengan dilengkapinya transportasi yang semakin cepat, akan menumbuhkan ekonomi dan pemerataan di seluruh Indonesia.

Saat ini pemerintah terus mempercepat pembangunan sarana prasarana penunjang kereta cepat sebelum akhirnya kereta didatangkan dari Cina bisa dibawa ke Indonesia.

Kabar terbaru dari pengadaan fasilitas kereta cepat adalah di Jawa Barat, tepatnya pembangunan stasiun kereta cepat di Padalarang. Diketahui, Padalarang merupakan salah satu kota bagian dari Bandung, Jawa Barat.

Sayangnya, Padalarang tidak maju dan berkembang secepat ibukota Jawa Barat tersebut dan kota-kota lain disekitar Bandung. Ini dikarenakan lokasinya yang jauh dari pusat kota dan kurangnya perkembangan pariwisata di Padalarang sehingga masyarakat tidak ada yang terpikir untuk berkunjung ke sana.

Begitu juga penduduk Padalarang yang memilih untuk berurbanisasi dan meninggalkan Padalarang yang dirasa kurang bisa diandalkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup.

Hal ini yang mendasari keputusan pemerintah pusat untuk membangun stasiun kereta cepat di Padalarang bukan dipusat kota seperti di Bandung atau sekitarnya. Diharapkan dengan adanya stasiun kereta cepat di Padalarang, kota ini bisa tumbuh menjadi kota berkembang.

Selain terdapatnya lahan yang masih luas untuk pembangunan, pemerataan ekonomi untuk Padalarang juga akan berjalan.

Pengguna transportasi kereta cepat memiliki berbagai alasan, salah satunya adalah bekerja atau usaha. Masyarakat yang tinggal di Padalarang atau sekitarnya akan menjadi lebih mudah untuk pergi ke pusat kota dengan waktu singkat.

Baca juga :  Rencana Pembangunan Simpang Temu Lebak Bulus

Mobilisasi dan distribusi juga akan sangat dimudahkan dengan adanya transportasi, sehingga ekonomi masyasrakat dan perkembangan usaha lebih cepat dalam pertumbuhannya. Masyarakat didalam dan diluar Padalarang tidak akan takut untuk buka usaha, karena dengan adanya kemudahan akses transportasi ini, masyarakat dan pendatang dari luar Jawa Barat pun bisa datang.

Dengan berkembangnya keberanian masyarakat untuk mengembangkan kota karena kemudahan akses transportasi ini, diharapkan munculnya lapangan kerja baru dan terserapnya pengangguran. Jika masyarakat memiliki pekerjaan, maka roda ekonomi akan semakin bergerak cepat dengan angkat konsumsi masyarakat meningkat.

Masyarakat di luar Padalarang juga diharapkan berani melirik dan berinvestasi dengan berbagai jenis pengembangan seperti rumah, kantor, dan tempat usaha. Hal ini dikarenakan sudah terbukanya akses transportasi yang memudahkan. Selain itu juga terdapat pengaruh lain dengan sudah tidak terjangkaunya harga rumah dan tempat usaha di pusat kota seperti DKI Jakarta dan Bandung.

Tinggal dan bekerja di Padalarang sudah tidak menjadi ketakutan bagi masyarakat dikarenakan kota tersebut akan berkembang dan ekonominya bergerak, seiring dengan kemudahan distribusi dan logistik. Pendidikan dan Kesehatan secara beruntun juga akan bergerak maju dan berkembang karena tuntutan masyarakat yang semakin banyak bertumbuh di Padalarang.

Baca juga :  Antisipasi Banjir, 178 Rumah Pompa Dilakukan Perawatan

Walaupun tidak sebesar DKI Jakarta dan Bandung, tapi diharapkan dengan adanya stasiun kereta cepat ini, Padalarang bisa tumbuh menjadi kota seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan.

Selain itu ada juga pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka yang sudah beroprasi. Walaupun saat ini PT. Angkasa Pura II mengakui kerugian yang dialami perusahaan karena sepinya transaksi, namun perusahaan realistis dikarenakan penyebabnya adalah Covid-19.

Tapi dengan adanya Bandara Kertajati, daerah sekita Majalengka juga akan berdampak sama seperti Padalarang yaitu terbukanya ekonomi masyarakat sekitar. (Angela Limawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Deretan Destinasi Incaran Wisatawan Berkonsep Alam dan Budaya di Papua, Simak Daftarnya

TELENEWS.ID - Berbicara seputar deretan tempat wisata unggulan sekaligus menjadi incaran semua wisatawan lokal sampai mancanegara pastinya memberi penawaran menarik.

Dianggap Berjasa, Layakkah Brigadir Yoshua Diangkat Sebagai Pahlawan?

TELENEWS.ID - Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak meminta Presiden Joko Widodo untuk mengangkat Brigadir Josua sebagai pahlawan pada peringatan HUT...

Sebelum Harga Mie Instan Naik 3 Kali Lipat, Yuk Cobain 5 Tips Makan Mie yang Sehat dan Bergizi

TELENEWS.ID - Harga mie instan dikabarkan akan mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ada kemungkinan bahwa makanan cepat saji favorit...

Terbukti, Gigi Putih Bersih Bikin Kamu Terlihat Awet Muda dan Menarik di Mata Lawan Jenis

TELENEWS.ID - Gigi yang putih dan bersih memang menyenangkan untuk dilihat. Mereka yang memiliki gigi putih, bersih dan rapi menjadi penanda bahwa...