Home Metropolitan Komisi A DPRD DKI minta Dinas Gulkarmat Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa...

Komisi A DPRD DKI minta Dinas Gulkarmat Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa dengan Mekanisme Lelang

Anggota Komisi A DPRD DKI wiliam Aditya Sarana (ist)

TELENEWS. id, JAKARTA – Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengevaluasi pengadaan barang jasa dengan mekanisme lelang.

Upaya tersebut perlu dilakukan mengingat pengadaan robotik jenis LUF-60 sebesar Rp8 Miliar dari Austria telah menjadi catatan khusus dalam Pertanggungjawaban Penggunaan APBD (APBD). Sehingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merekomendasikan pengembalian keuangan ke kas daerah.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya menyebut wajar adanya rekomendasi tersebut. Pasalnya, pembelian robot dengan jenis serupa seperti di sejumlah negara maju dan berkembang hanya sebesar Rp2 miliar hingga Rp5 miliar.

“Saya hanya mengharapkan bahwa nanti kedepannya tidak ada seperti ini lagi. Jadi ketika ditemukan BPK, tidak perlu ada pengembalian dana atau anggaran dana yang tidak efisien seperti itu,” ujarnya dalam rapat pembahasan P2APBD di Gedung DPRD DKI, Senin (31/8).

Selain itu, William juga mendorong agar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dapat mengoptimalkan lagi respon cepat di tiap-tiap pos dengan menambah jumlah personel di lapangan. Ini perlu dilakukan agar ketika kebakaran terjadi dapat lebih cepat ditanggulangi.

Hal senada diungkapkan Anggota Komisi A DPRD DKI Siegvrieda Lauw. Menurutnya, Dinas Gulkarmat DKI bersama seluruh suku dinas (sudin) yang berada di seluruh wilayah harus melakukan terobosan agar manajemen cepat respon terhadap peristiwa kebakaran dapat berjalan lebih efektif.

“Jadi untuk Dinas kebakaran (Gulkarmat), memang harusnya kalau bisa mungkin kalau misalnya mobil-mobil (damkar) tidak masuk, bisa dimulai dari pos-pos kecil yang bisa memadamkan,” ujarnya.

Dengan demikian, ia mengimbau kepada Dinas Gulkarmat agar terus menambah sejumlah perangkat utama pemadam kebakaran seperti hidran di kawasan padat penduduk. Serta, perluasan lajur air dengan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Baca juga :  Sebelum Diserang, Nus Kei Sempat Minta Tolong ke John Kei, Soal Apa?

“Jadi tolong untuk ditindaklanjuti hal-hal semacam ini supaya masyarakat kalau terkena kebakaran bisa tertangani dengan cepat,” ungkap Siegvrieda.

Sementara itu, Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan memastikan bahwa pihaknya tetap bersikap proaktif dengan rekomendasi BPK untuk mengembalikan sisa dana pembelian Robotik LUF-60 ke kas daerah Pemprov DKI sebesar Rp1,4 miliar dari pagu anggaran Rp8 miliar.

“Terkait denga pengadaan robotik yang lalu itu sudah masuk dalam temuan BPK, di dalam temuannya untuk robotik itu kita TDR Rp1,4 Miliar dan sudah terbayar Rp847 juta. Jadi ini memang dalam proses pengembalian,” tandas Satriadi (humas DPRD DKI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Berkaca Pada Celine Evangelista, Begini Cara Menciptakan Hubungan yang Sehat dengan Ibu

TELENEWS.ID - Hubungan Celine Evangelita dengan ibundanya, Vicentia Nurul kembali memanas. Belum lama ini Vicentia membongkar aib Celine, terkait kandasnya rumah tangga...

Jakarta International Stadium: Mega Proyek yang Dilalui 5 Orang Gubernur DKI

TELENEWS.ID - Jakarta International Stadium atau JIS adalah salah satu mega proyek Indonesia yang menyimpan banyak makna. Tidak hanya sarat dengan capital...

Jangan Panik, Ini Tips untuk Mengatasi Anak-anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

TELENEWS.ID - Anak-anak memang tidak begitu menyukai buah dan sayuran. Padahal kedua jenis makanan itu merupakan sumber serat yang baik bagi kesehatan...

Rachmat Gobel Diisukan Jadi Menteri Pertanian?

TELENEWS.ID - Nama Rachmat Gobel belakang santer diisukan akan menjadi jajaran kabinet Presiden Jokowi. Rumor tersebut adalah pertimbangan dari beberapa pengamat politik...