Home Daerah Perketat PPDB, Disdik Pekanbaru Lakukan Hal Ini

Perketat PPDB, Disdik Pekanbaru Lakukan Hal Ini

TELENEWS.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru melakukan pengetatan terhadap sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ini. Pada tahun ini, penerimaan jalur zonasi tidak lagi mengacu dalam penggunaan surat keterangan domisili. 

Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas menyebut, PPDB jalur zonasi berbeda dengan tahun lalu yang masih memperbolehkan calon siswa menggunakan surat keterangan domisili.

“Untuk tahun ini kita tidak menggunakan lagi surat domisili. Namun ada yang dikecualikan,” terangnya.

Menurut dia, tidak lagi digunakannya keterangan domisili guna meminimalisir kecurangan yang terjadi saat PPDB untuk jalur zonasi. Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, diketahui sejumlah orang tua siswa menggunakan surat keterangan domisili yang tidak sesuai tempat tinggal sebenarnya. 

“Untuk surat keterangan domisili hanya dibenarkan untuk KK yang hilang karena terbakar atau akibat konflik sosial,” jelasnya. 

Lebih lanjut, dia menyebut untuk mengantisipasi kecurangan terkait penggunakan KK atau juga surat keterangan domisili, Disdik Kota Pekanbaru juga melibatkan RT RW untuk melakukan verifikasi domisili calon siswa, sehingga hasil akhir nanti diharapkan tidak merugikan calon siswa lainnya yang berjarak jauh dari sekolah. 

“Maka kita akan bekerjasama dengan RT/RW untuk validasi data. Jadi tidak bisa main main lagi,” tutupnya.

Peringatan Tegas Dari Walikota Pekanbaru

Walikota Pekanbaru, Firdaus mengingatkan para orangtua agar tidak memaksa anaknya masuk ke sekolah negeri. Mereka bisa menjadikan sekolah swasta sebagai alternatif untuk menempuh pendidikan.

Dia menegaskan kepada pihak sekolah agar tidak membuka praktek jual beli kursi pada PPDB 2021. Orangtua calon peserta didik jangan tergiur dengan tawaran itu.

Hal itu menyikapi kondisi daya tampung SMP negeri di Kota Pekanbaru yang terbatas. Daya tampung SMP negeri di Kota Pekanbaru tahun ini hanya 9.120 orang. Jumlah ini kurang dari setengah lulusan SD di Kota Pekanbaru tahun 2021. Ada 12.880 orang yang kemungkinan tidak tertampung di SMP negeri.

Baca juga :  Kapolda Jateng Makin Tegas pada PPKM Darurat, Ra Manut Semprot!

“Jangan tergiur bujukan yang membuka praktek jual beli kursi di sekolah,” tegasnya.

Dia tidak menampik daya tampung sekolah negeri di Kota Pekanbaru tidak mencukupi. Ia menyebut bahwa tidak semua peserta didik bisa masuk sekolah negeri.

“Karena tidak cukup, bisa belajar di swasta saja. Terutama bagi orangtua yang mampu dari segi ekonomi,” jelasnya.

Baca juga :  Kapolda Jateng Makin Tegas pada PPKM Darurat, Ra Manut Semprot!

Dirinya mengatakan, kini banyak sekolah swasta yang berkualitas. Keberadaannya bisa menampung peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri. 

“Bagi yang mampu bisa sekolah di swasta, tapi kalau kurang mampu kita upayakan bisa di negeri,” paparnya. (Taufik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yoyic Dairy Indonesia

Most Popular

Permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk bertemu dengan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo

TELENEWS.ID - Saya, Prof. Otto Cornelis Kaligis, Warga Binaan Lapas kelas satu Sukamiskin Bandung, dalam kedudukan saya sebagai praktisi dan ahli hukum,...

Inikah 5 Alasan Nekat Pria Berselingkuh Meski Sudah Punya Pasangan Sempurna?

TELENEWS.ID - Beberapa waktu lalu jagat media sosial dikejutkan dengan kabar YouTuber dan influencer Nessie Judge yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Bram...

Pemerintah Hormati Putusan MK Terkait UU Cipta Kerja

TELENEWS.ID - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menghormati dan segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 91/PUU-XVIII/2020 terkait Undang-Undang (UU) Nomor...

Anies Tunjuk Sekjen IMI Sebagai Ketua Pelaksana Formula E, Ada Apa?

TELENEWS.ID - Ajang Formula E yang sedianya akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2022 nanti tinggal menunggu waktu. Namun, hingga saat ini...