Home Ekonomi Jokowi Guyur Modal Rp 8,57 T untuk 3 BUMN

Jokowi Guyur Modal Rp 8,57 T untuk 3 BUMN

TELENEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengguyur tiga perusahaan pemerintah dengan modal berjumlah hampir Rp 8,57 triliun.

Suntikan dana tersebut dilakukan setelah presiden Jokowi menandatangani tiga peraturan pemerintah (PP) sekaligus untuk menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Ketiga perusahaan pelat merah tersebut adalah PT Bio Farma (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, dan PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII).

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menjelaskan, suntikan modal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) nomor 500 tahun 2020.

Dari jumlah tersebut PT Bio Farma, mendapatkan dana sebesar Rp 2 triliun sebagaimana peraturan PP Nomor 80 tahun 2020 yang sudah ditandatangani Jokowi.

Dana tersebut akan disalurkan melalui PMN yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

“Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp 2 triliun,” terang PP tersebut.

Sedangkan suntikan dana Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.

Persetujuan diberikan melalui PP nomor 78 tahun 2020 senilai Rp 5 triliun.

Dukungan modal ditujukan untuk mendorong kemampuan usaha LPEI dalam membantu pemerintah menghidupkan kembali perekonomian Indonesia setelah dihantam pandemi Covid-19.

Sementara itu, PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) akan menerima dana modal sebesar Rp 1,57 triliun, yang mana mengacu pada PP nomor 79 tahun 2020.

Atas mengapa LPEI dan PII mendapatkan porsi suntikan dana, Isa mengatakan hal tersebut bertujuan untuk mempersiapkan salah satu korporasi menjadi frontier.

“LPEI dan PII karena keduanya ditugaskan untuk penjaminan korporasi untuk back up permodalan dalam rangka penyelenggaraan program penjaminan korporasi LPEI jadi frontier,” jelas Isa dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin (16/11/2020).

Baca juga :  Tequila dan Kinerja Produsen Mobil Listrik Tesla

Dilaporkan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan pemerintah telah menyalurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Menkeu, dengan disalurkannya bantuan modal dari negara tersebut ke sejumlah perusahaan pelat merah, diharapkan mampu mendorong pemulihan ekonomi mulai di kuartal III 2020.

Suntikan dana modal ini adalah bentuk upaya pemerintah untuk menggenjot kembali perekonomian melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Baca juga :  Sektor Pertanian Menjadi Andalan Pulihkan Ekonomi Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

RSUP Persahabatan, Peninggalan Uni Soviet di Tanah Air

TELENEWS.ID – Siapa yang tak kenal Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan. Sebagian masyarakat, khususnya semua yang tinggal di Jakarta Timur, hampir...

Awas! BMKG Peringatkan Adanya Potensi Multirisiko Bencana

TELENEWS.ID – Nampaknya kita harus lebih waspada lagi di bulan-bulan awal 2021 ini.Baru-baru ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan...

Bedanya Investasi Emas Online vs Offline

TELENEWS.ID – Emas telah dikenal lama menjadi instrumen investasi yang disukai banyak orang.Kemudahan dan nilainya yang relatif stabil...

Tren Skincare 2021

TELENEWS.ID – Carut marutnya masa pandemi 2020 meninggalkan banyak kebiasaan dan pola hidup yang baru pada masyarakat dunia.Di...