Home Internasional Ojol di Inggris dan Italia Dapat Gaji Tetap, Indonesia Kapan?

Ojol di Inggris dan Italia Dapat Gaji Tetap, Indonesia Kapan?

TELENEWS.ID – Profesi ojek online (ojol) semakin kuat di Inggris dan Italia setelah keputusan pengadilan yang menetapkan status karyawan pada profesi tersebut. Hal itu pun membuat para driver ojol di negara Eropa tersebut berhak untuk mendapatkan gaji tetap.

Seperti dilansir dari media Barrons.it, driver ojol sejumlah perusahaan seperti Uber Eats, Glove, Just Eat dan Deliveroo di Italia diputuskan berstatus karyawan tetap oleh Pengadilan Tinggi Milan.

Perusahaan-perusahaan tersebut diwajibkan untuk menawarkan kontrak non-permanen dengan gaji tetap kepada para driver ojol yang sudah bekerja sejak periode 2017-2020.

“Kami tidak bisa lagi menganggap driver sebagai budak, ini saatnya bagi mereka dianggap sebagai warga negara yang butuh perlindungan hukum,” tutur jaksa kepala Milan, Francesco Greco, di konferensi pers.

Disamping gaji tetap, perusahaan yang menaungi para driver ojol di Italia juga wajib memberikan jaminan sosial dan asuransi pada para karyawan lapangan mereka tersebut, termasuk fasilitas memadai untuk menunjang kinerja mereka seperti helm, sarung tangan, rompi reflektif, masker hingga sepeda motor.

Adapun hal serupa juga terjadi di Inggris setelah Mahkamah Agung negara Britania tersebut memenangkan gugatan yang diajukan 25 pengemudi ojol terhadap perusahaan Uber.

Melansir dari WIRED, sedikitnya ada lima alasan yang mendasari keputusan hakim yang dibacakan pada hari Jumat (19/2/2021) pekan silam tersebut.

Salah satunya Uber kurang adil dalam menetapkan berapa “gaji” yang harus dibayarkan pada pengemudi karena menetapkan tarif dan pengemudi tidak boleh meminta lebih dari yang telah diperhitungkan dalam aplikasi.

Kemenangan driver ojol Inggris atas Uber di pengadilan tersebut merupakan yang kedua terjadi setelah tahun 2016 silam kala dua mantan pengemudi Uber menyeret perusahaan tersebut ke pengadilan ketenagakerjaan karena menolak membayar gaji tetap dan uang liburan.

Baca juga :  Cegah Covid -19, Raja Salman Perintahkan Lockdown Untuk Wilayah Riyadh, Makkah dan Madinah

Uber sempat mengajukan banding sebanyak dua kali namun ditolak oleh Mahkamah Agung Inggris. MA Inggris menilai, driver ojek online harus dianggap bekerja tidak hanya saat mengantar penumpang, tetapi juga setiap masuk ke aplikasi.

Lalu apakah hal serupa bisa terjadi di Indonesia, mengingat driver ojol telah menjadi salah satu pekerjaan pokok bagi masyarakat? Sama seperti di Inggris dan Italia, pengemudi untuk aplikasi online di Indonesia dikenal dengan sebutan ‘mitra’.
Karena status itu, mereka tidak mendapatkan banyak hak seperti halnya karyawan seperti jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Standar tarif yang ditetapkan untuk mitra bahkan sering kali dianggap terlalu kecil sehingga untuk menutupi biaya hidup mereka terpaksa bekerja melebihi jam kerja normal (overwork).

Sejumlah pihak pun pesimis kemenangan seperti di Inggris dan Italia akan bisa terjadi di Indonesia. Pasalnya, hukum ketenagakerjaan Indonesia justru melanggengkan sistem kerja ‘outsource’ yang kental.

Baca juga :  Cegah Covid -19, Raja Salman Perintahkan Lockdown Untuk Wilayah Riyadh, Makkah dan Madinah

Dukungan pemerintah Indonesia pada para penyedia aplikasi juga dinilai masih terlalu kuat dengan dalih masih berkembang. Hal inilah yang menjadi hambatan bagi para driver ojol Indonesia untuk mendapatkan status sebagai karyawan dengan insentifnya.

Namun menurut salah satu dosen fakultas hukum jurusan Business Law Universitas Bina Nusantara (Binus), Sidharta, gugatan tersebut patut dicoba. Mereka yang menggugat bisa pengemudi ojek dan taksi online secara individual atau berkelompok (class action).

“Karena tanpa gugatan, jelas tidak akan ada putusan,” tuturnya. “Cara terbaik harus ada yang inisiatif,” pungkas Sidharta. (Billy Bagus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Serba Serbi Metatah, Ritual ‘Potong Gigi’ Wajib Bagi Remaja Bali

TELENEWS.ID - Bali mempunyai segudang ritual unik yang tiada duanya. Salah satunya adalah 'metatah' atau upacara potong gigi yang dilakukan untuk menandai...

Ada Apa Denganmu, Emre Can?

TELENEWS.ID - Dikenal sebagai gelandang tengah berkelas kala membela Liverpool, kiprah Emre Can malah kian melempem di Borussia Dortmund saat ini. Apa...

Makan Korban Tewas, Sistem Autopilot Mobil Tesla Jadi Sorotan

TELENEWS.ID - Meski diklaim sebagai kendaraan masa depan, nyatanya sistem teknologi mobil Tesla masih dipertanyakan. Belum lama ini, mobil listrik karya Elon...

Kenali ‘Doorway Effect’, Gejala Mendadak Lupa Saat Hendak Melakukan Sesuatu

TELENEWS.ID - Pernahkah anda seketika lupa hendak melakukan sesuatu sesaat setelah melewati ambang pintu dapur, kamar mandi atau kamar tidur anda? Tenang,...